Meski menelan kekalahan 2-1 dari Australia dalam pertandingan uji coba dua hari lalu di Doha, Qatar, pelatih Yordania Adnan Hamad percaya diri menatap laga Grup A babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023.
Duel melawan Australia menjadi laga uji coba terakhir Yordania sebelum mereka bertolak ke Kuwait. Yordania tergabung di Grup A bersama tim tuan rumah, Indonesia, dan Nepal. Pertandingan Grup A ini akan dimulai pada pekan depan.
Selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Doha, Yordania melakukan dua pertandingan uji coba. Sebelum dikalahkan Australia, Yordania sukses membekap India dengan skor 2-0.
Hamad menilai dua laga uji coba itu menjadi modal bagus bagi tim besutannya, Apalagi duel kontra Australia yang akan menjalani partai play-off Asia untuk Piala Dunia 2022 melawan Uni Emirat Arab (UEA). Jika lolos dari adangan UEA, Australia akan menjalani play-off interkontinental.
Menurut Hamad, Yordania mendapatkan keuntungan teknis dari dua pertandingan tersebut, terutama ketika menghadapi Australia. Bahkan Yordania sempat unggul lebih dulu melalui Mousa Al Taamari, sebelum Bailey Wright dan Awer Mabil membalikkan keadaan.
“Kami memperlihatkan permainan yang bagus melawan salah satu tim kuat yang sedang mempersiapkan diri menghadapi play-off Piala Dunia 2022 zona Asia,” ujar Hamad dikutip laman federasi sepakbola Yordania (JFA).
“Saya pikir kami dikalahkan oleh keputusan wasit yang memberikan pengaruh terhadap performa tim secara keseluruhan. Di babak pertama, seharusnya kami mendapatkan penalti. Sedangkan gol kedua lawan berbau off-side.”
“Tapi pada dasarnya kami tidak melihat hasil akhir. Paling penting adalah pertandingan itu memberikan indikasi kami sudah siap menghadapi tim kuat yang termasuk ke dalam elite sepakbola Asia.”
Hamad merasa lega, karena para pemainnya tidak menghadapi kendala fisik maupun cedera dari dua pertandingan uji coba tersebut. Beberapa pemain yang diturunkan di babak kedua, seperti Yazan Al-Naimat telah menunjukkan peningkatan.
“Kami sudah mencapai level yang bagus dalam hal pemain yang belum mendapatkan banyak menit bermain seperti Al-Naimat. Hal yang sama berlaku untuk [Ali] Olwan dan Al-Taamari,” ucap Hamad.
“Saya merasa puas dengan performa tim, karena kami bisa menurunkan sebagian besar pemain. Kami menatap kualifikasi Piala Asia dengan yakin dan sangat siap, tanpa kehilangan pemain. Ini sangat penting untuk mewujudkan target kami lolos ke putaran final.”
