Diego Maradona melalui pengacaranya menawarkan hadiah sebesar 300,000 peso ($10,800) bagi yang mampu melacak pembuat rekaman kabar hoax tentang kematian dirinya.
Maradona berada di Rusia untuk menyaksikan setiap laga Argentina di Piala Dunia 2018 secara langsung, turut merayakan kelolosan timnya ke babak 16 besar secara dramatis usai mengalahkan Nigeria.
Sang pemenang Piala Dunia 1986 sempat dikabarkan menerima perawatan medis selepas laga tersebut dan muncul rekaman berbahasa Spanyol yang menyebutkan Maradona meninggal akibat serangan jantung.
Kabar hoax itu lantas menyebar luas dan sang legenda hidup Argentina jelas tak senang karena itu membuat keluarganya merasakan kekhawatiran.
"Saya telah mempublikasi keputusan untuk memberikan hadiah 300,000 peso kepada siapa pun yang mampu memberikan informasi tentang orang yang membuat rekaman tersebut," tegas Matias Morla selaku pengacara Maradona kepada Infobae.
"Seringkali dipikirkan, bahwa dalam masalah ini, ada hal-hal kecil yang bisa dilakukan."
"Tapi studio saya mengatakan bahwa mereka akan berkonsultasi dengan para ahli bidang teknologi dan Anda bisa mengetahui siapa yang membuatnya. Itulah mengapa kami butuh ada seseorang yang memberi informasi kepada kami."

