Timnas Indonesia U-19, sudah melakukan pencoretan terhadap 11 pemain yang mengikuti pemusatan latihan (TC). Sutan Zico masuk dalam daftar nama yang dipulangkan tersebut.
Pencoretan tersebut membuat Zico tak kuasa menahan rasa kecewanya. Namun, pilar Persija Jakarta U-20 itu mengatakan tidak bakal larut terlalu lama karena masih ada kesempatan untuknya mendapat kembali panggilan dari timnas Indonesia U-19.
"Momen saat ini saya juga harus berpikir positif. Saya harus membenahi kekurangan saya sekaligus introspeksi dan lantas memperbaikinya," kata Zico dikutip laman resmi klub.
Kendati begitu, Zico merasa senang orang-orang terdekatnya tetap memberikan motivasi agar tidak menyerah dengan pencoretan tersebut. Satu di antara yang mendukungnya adalah mantan pelatih timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini.
"Alhamdulilah banyak dukungan sekaligus memberikan dukungan langsung kepada saya. Termasuk coach Fakhri yang memberikan dukungan melalui sambungan telepon. Intinya dia katakan saya harus intropeksi diri, perbaiki setiap kekurangan, kesempatan kembali ke timnas selalu ada," ucapnya.
PSSISelain Zico, ada Figo Sapta yang merupakan pilar Persija U-20 juga tercoret. Pelatih Macan Kemayoran muda Washiyatul Akmal, memberikan komentarnya terkait hal itu.
"Saya kira kedua pemain ini masih punya kesempatan untuk balik lagi ke timnas terutama tampil ke Piala Dunia. Peluang mereka masih sama dengan yang lain. Yang penting saat ini mereka harus mengevaluasi diri kenapa saya bisa gagal," ujar Akmal.
"Saya tahu Zico dan Figo, mereka punya kelebihan kemampuan luar biasa, pengalaman juga. Sekarang cambuk bagi mereka karena kita sekarang ini belum ada apa-apanya. Mereka harus lebih giat berlatih dan fokus ke depannya," Akmal menambahkan.
Setelah dipulangkan 11 nama, TC timnas Indonesia U-19 diikuti 36 pemain termasuk Jack Brown, yang baru berlatih hari ini. Dijadwalkan pasukan Garuda Muda terus berlatih sampai akhir pekan ini.
TC ini jadi rangkaian persiapan timnas Indonesia U-19 jelang tampil di Piala Asia yang diselenggarakan di Uzbekistan, 14 sampai 31 Oktober mendatang. Dalam perhelatan tersebut pasukan Garuda Muda tergabung di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.
