Dick Advocaat sedang berselisih dengan Vandaag Inside. Pelatih tim nasional Curaçao itu menolak untuk berbicara dengan reporter SBS6, Noa Vahle, saat konferensi pers pada hari Senin, demikian diungkapkan Wilfred Genee dalam siaran hari Senin.
Menurut Genee, Vahle hadir untuk mewawancarai Advocaat, tetapi permohonannya ditolak mentah-mentah. “Dick mengadakan konferensi pers hari ini dan tidak mau berbicara dengan kami. Noa ada di sana. Siapa yang bisa menolak Noa?”, kata presenter tersebut saat duduk di meja acara.
Ketegangan antara Advocaat dan program tersebut sudah memuncak pekan lalu. Pelatih berpengalaman itu mengungkapkan ketidakpuasannya atas pernyataan yang dilontarkan di Vandaag Inside mengenai putrinya. Terutama komentar pedas dari Johan Derksen yang tidak disukai oleh pelatih timnas Curaçao tersebut.
Derksen, yang belakangan ini bersikap kritis terhadap Advocaat karena kembalinya sang pelatih sebagai pelatih timnas Curaçao, menyatakan dalam siaran tersebut bahwa “pendapat terbagi” mengenai tingkat keparahan penyakit putri Advocaat. Derksen menyiratkan bahwa Advocaat sebelumnya meninggalkan Curaçao terutama karena rindu kampung halaman.
Derksen bahkan mengakui pekan lalu bahwa ia menyesali dukungannya terhadap Advocaat untuk kembalinya ke Curaçao, yang merugikan penggantinya, Fred Rutten. “Kami telah membuat kesalahan besar secara jurnalistik dengan mendukungnya, hanya karena kami menyukainya,” kata Derksen.
René van der Gijp kemudian menceritakan di saluran YouTube Vandaag Inside bahwa Advocaat telah menyampaikan ketidakpuasannya melalui teman bersama mereka, Casper van Eijck. Menurut Van der Gijp, Advocaat menghubungi Van Eijck setelah siaran tersebut, yang kemudian meneleponnya.
“Kamu tahu kan bagaimana sifat Dick. Dick menelepon Casper setelah siaran, lalu Casper meneleponku dan berkata: ‘Ini kan tidak boleh?’ Lalu aku bilang: ‘Ya, tapi Casper, kalau kamu bilang ke Johan agar dia tidak mengatakannya, dia akan menjawab: itu bukan kamu yang menentukan, tapi aku sendiri yang menentukan’,” kata Van der Gijp, yang juga menyebutkan bahwa kondisi putri Advocaat memang sangat serius. “Dia menderita kanker paru-paru yang telah menyebar.”


