Manajemen Borussia Dortmund kini hanya bisa berharap Youssoufa Moukoko tetap bertahan bersama salah satu raksasa Jerman itu setelah dibidik sejumlah klub papan atas Eropa.
Kontrak Moukoko bersama Dortmund akan selesai pada akhir musim ini, sehingga iia bisa melakukan negosiasi dengan klub lain. manajemen Dortmund pun sedang berupaya memperpanjang kontrak sang pemain.
Setidaknya ada empat klub yang menaruh minat untuk memboyong Moukoko, yakni Manchester United, Chelsea, Newcastle United, dan Barcelona di bursa transfer musim dingin ini.
CEO Dortmund Hans-Joachim Watzke mengutarakan, manajemen ingin tetap mempertahankan Moukoko. Hanya saja, rumor tentang ketertarikan klun lain kepada Moukoko yang sudah beredar luas di publik membuat negosiasi tersebut menjadi lebih sulit.
“Saya memulai 18 tahun yang lalu dengan ketentuan mungkin ada rasa terima kasih dari waktu ke waktu. Saya sudah lama menyerah. Syukur bukan mata uang di sana. [Tapi] Sayangnya, memang begitu,” kata Watzke kepada Sky Sports Jerman.
“Saya juga tidak akan menyalahkan siapa pun untuk itu, karena begitulah adanya. Saya tidak berpikir keseluruhan prosesnya sangat normal. Perbedaannya adalah dia berusia 18 tahun sekarang, dan dia tampil di Piala Dunia, dan itu membuatnya lebih dikenal.”
“Dia sekarang mencoba untuk mendapatkan posisi yang baik untuk dirinya sendiri. Itu sah-sah saja, tetapi sama sahnya kami memiliki sejumlah ide. Jika itu tidak sesuai lagi, maka kerja sama tidak akan dilanjutkan. Itu adalah konsekuensinya. Tapi kami berharap tentu saja dia tetap bersama kami.”
Moukoko disebut sebagai generasi masa depan Jerman. Kendati masih berusia 18 tahun, Moukoko memang telah memperlihatkan performa mengesankan bersama Dortmund.
Pemuda kelahiran Younde, Kamerun, itu telah mencetak enam gol dan empat assists dari 14 penampilannya di Bundesliga pada musim ini. Moukoko juga merupakan bagian dari Jerman di Piala Dunia 2022, dan memulai debutnya di turnamen itu ketika menghadapi Jepang saat menggantikan Serge Gnabry di menit ke-90.
Moukoko menjalani debutnya bersama Jerman di laga persahabatan melawan Oman menjelang Piala Dunia, sehingga menjadi pemain termuda yang pernah memperkuat tim Panser sejak Uwe Seeler di tahun 1954.
