Inter Milan masih sulit untuk bisa menerima keputusan wasit yang mewarnai kekalahan dramatis 3-2 mereka dari Juventus, demikian ujar CEO klub, Alessandro Antonello.
Dua gol dalam rentang waktu tiga menit di akhir permainan membuat Juventus sukses memboyong kemenangan dari Giuseppe Meazza, mengalahkan Nerazzurri yang bermain dengan 10 orang sejak awal.
Wasit Daniele Orsato membuat para penggawa Inter meradang dengan memberikan kartu merah kepada Matias Vecino, yang melakukan injakan ke kaki Mario Mandzukic. Tapi tidak dengan Miralem Pjanic, yang dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Rafinha.
Hasil tersebut membuat Juventus semakin mantap di puncak klasemen Serie A Italia musim ini, unggul empat angka atas Napoli yang secara mengejutkan di pekan tersebut kalah 3-0 di markas Fiorentina.
"Jelas tidak," jawab Antonello kepada Inter TV ketika mendapat pertanyaan soal amarah pihaknya yang sudah mereda.
"Pelatih meminta tim agar memberikan yang terbaik di lapangan dan para pemain sudah melakukannya. Beberapa hal yang tidak bisa diterima terjadi dan kami marah."
"Semua orang bisa melihat apa yang terjadi. Laga itu disaksukan oleh 80,000 penonton di dalam stadion dan 700 juta orang dari 170 negara lintas dunia."
"Kami memutuskan untuk menunggu hingga hari ini [Senin] untuk berkomentar karena kami tak ingin berbicara di tengah panasnya momen tersebut yang bisa berisiko pada emosi yang beredar," lanjutnya.
"Kami sudah menyaksikan semua insiden yang terjadi dan kami masih tak bisa menjelaskan mengapa ada dua keputusan dengan pertimbangan berbeda yang diambil dalam laga yang sama."




