Kekalahan dengan skor 3-1 yang diderita Bayern Munich dari tuan rumah Bayer Leverkusen tidak mencerminkan apa yang sesungguhnya terjadi di lapangan, demikian diungkapkan oleh pelatih Die Roten Niko Kovac. Menurutnya, hasil seri seharusnya lebih adil untuk kedua tim.
Bayern unggul lebih dulu lewat Leon Goretza di BayArena, Sabtu (2/2). Tim tamu seharusnya bisa menutup babak pertama dengan skor 2-0 andai gol Robert Lewandowski jelang turun minum tidak dianulir VAR karena off-side. Leverkusen lantas menghentak selepas jeda lewat gol-gol Leon Bailey, Kevin Volland, dan Lucas Alario.
Kekalahan ini membuat Bayern tertinggal tujuh poin dari sang pemuncak klasemen Bundesliga Borussia Dortmund, yang di saat bersamaan ditahan 1-1 oleh Eintracht Frankfurt. Kovac pun hanya bisa kecewa selepas pertandingan.
"Hasil ini tidak menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan," ungkap Kovac. "Kami bermain baik di babak pertama dan ada satu momen yang merugikan ketika gol kedua kami dibatalkan karena off-side."
"Jika gol itu tidak dianulir, kami mungkin tidak akan kalah di laga ini. Menurut saya, hasil seri akan terasa lebih adil. Leverkusen cuma melepaskan tembakan empat kali dan mencetak tiga gol. Segalanya seperti tidak memihak kami."
"Satu-satunya hal positif hari ini adalah Dortmund gagal meraup poin penuh. Jadi tidak ada perubahan berarti [dalam persaingan papan atas], kendati tujuh poin adalah jarak yang besar," imbuhnya.





