Ole Gunnar Solskjaer Mauricio Pochettino Tottenham Hotspur Manchester UnitedGetty

Diam-Diam, Manchester United Hubungi Mauricio Pochettino

Manchester United dikabarkan telah menjalin kontak dengan Mauricio Pochettino di tengah hasil buruk yang melanda pasukan Ole Gunnar Solskjaer di awal musim 2020/21.

Posisi Solskjaer sebagai manajer Setan Merah sedang dalam tekanan hebat menyusul kekalahan telak 6-1 dari Tottenham Hotspur di Old Trafford, Minggu (4/10).

Keberhasilan membawa United finis ketiga di Liga Primer Inggris musim lalu tak menjamin Solskjaer bakal mempertahankan jabatannya. Isu pemecatan pun terus berembus kencang di Manchester.

Menurut kabar yang dilansir The Mirror, CEO United Ed Woodward belum akan mendepak Solskjaer saat jeda internasional Oktober ini, tapi sejumlah petinggi klub sudah menghubungi Pochettino.

Eks manajer Tottenham itu diminta bersiap apabila United membutuhkan servisnya di kemudian hari.

Ini bukan kali pertama United dikaitkan dengan Pochettino. Saat Solskjaer sedang keteteran di awal musim lalu, Poch dikabarkan juga masuk dalam radar United.

Pochettino dianggap berjasa dalam membawa Tottenham berada di papan atas EPL secara reguler sejak kedatangannya dari Southampton pada 2014. Spurs dua kali finis ketiga dan sekali menjadi runner-up di bawah arahannya.

Tahun lalu, pria Argentina itu bahkan membawa The Lilywhites lolos ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub kendati harus takluk dari Liverpool.

Sayang, peruntungan mantan bos Espanyol ini berubah cepat. Start buruk di musim 2019/20 membuat Spurs tertahan di peringkat 14. Ia pun lengser dan digantikan oleh Jose Mourinho.

United saat ini tertahan di peringkat 16 klasemen EPL setelah melakoni tiga pertandingan perdana. Paul Pogba dkk. membuka musim dengan kekalahan 3-1 dari Crystal Palace, menang kontroversial 3-2 atas Brighton, sebelum dihancurkan enam gol oleh Spurs.

Sebagian pihak membela Solskjaer karena keinginan transfernya tidak diwujudkan oleh klub. Namun, sebagian juga menganggap Solskjaer tak cakap, inkonsisten, dan layak digantikan oleh sosok yang lebih berkualitas seperti Pochettino.

Iklan
0