Kejaksaan Prancis telah meluncurkan investigasi kasus perampokan yang terkait dengan dua pemain Paris Saint-Germain, dengan kawanan maling sempat menyandera keluarga Angel Di Maria dan juga membobol rumah ayah Marquinhos.
PSG mengatakan telah memutuskan untuk menambah jumlah petugas keamanan untuk sementara waktu di rumah semua penggawa mereka. Kylian Mbappe dan Neymar memang sudah menggunakan jasa satpam pribadi di rumah mereka.
Sekretaris Jenderal Kantor Kejaksaan Nanterre, Marion Chalaux mengatakan kepada The Associated Press pada Senin (15/3) bahwa penyelidikan sedang ditangani oleh unit polisis khusus yang menangani perampokan bersenjata dan berbahaya.
Unit tersebut juga pernah bertanggung jawab atas penyelidikan kasus serupa yang terkait dengan pemain PSG, Mauro Icardi dan Sergio Rico, yang rumah mereka juga dirampok saat sedang bermain untuk klub tahun ini.
Chalaux mengatakan perampok berhasil menyelinap ke rumah Di Maria yang terletak di pinggiran kota Paris, yakni kawasan mewah Neuilly-sur-Seine pada Minggu (14/3) tanpa diketahui.
Menurut surat kabar L'Equipe, perampok menggasak jam tangan dan perhiasan dari brankas dengan perkiraan kerugian lebih dari €500.000, hanya saja Chalaux tidak bisa memastikan angka pastinya.
Pada waktu yang hampir bersamaan, sekelompok maling lain membobol rumah ayah kapten PSG, Marquinhos, kata kantor kejaksaan Versailles kepada AP, menambahkan bahwa penyelidik sedang menilai apakah kedua perampokan itu saling terkait.
Marquinhos mengunggah pernyataan di Instagram yang berbunyi: "Perwakilan bisnis PSG dan Marquinhos Brasil dapat mengonfirmasi bahwa selama pertandingan melawan Nantes, rumah orang tuanya dirampok saat kedua orang tuanya berada di kediaman namun tidak ada yang terluka dan semua baik-baik saja, itu lebih menakutkan dari kejadian buruk apa pun. Otoritas Prancis telah membuka penyelidikan.
Surat kabar Le Parisen mengatakan ayah Marquinhos sempat disandera ketika perampok menjarah rumah sang pemain yang terletak di kota Chatou dan mencuri tas mewah, perhiasan, berbagai barang lainnya, dan uang tunai €2.000.


