Manchester City lebih diunggulkan untuk menjadi juara Liga Champions musim ini dibanding Inter Milan. Namun, wakil presiden Nerazzurri Javier Zanetti menegaskan apa pun bisa terjadi di final.
Laga final Liga Champions mempertemukan Manchester City kontra Inter Milan. Pertandingan puncak tersebut diselenggarakan di Stadion Ataturk Olympic, 10 Juni mendatang.
Sejumlah pihak merasa Manchester City lebih berpeluang besar meraih gelar Liga Champions. Acuannya adalah kemenangan 4-0 The Citizens atas Real Madrid pada leg kedua semi-final sehingga agregat menjadi 5-1.
Sedangkan Inter Milan lolos ke final usai menyingkirkan rival sekotanya AC Milan. Armada Simone Inzaghi tersebut menanng dengan agregat 3-0.
“Anda harus bertaruh pada pendekatan yang Anda miliki dalam pertandingan dan mencoba membuat mereka kesulitan, karena Anda memiliki alat untuk menantang tim yang tidak terkalahkan," kata Zanetti kepada Radio La Red.
“Bagi saya mereka adalah City yang paling lengkap, karena mereka punya alternatif di semua lini, dan mereka punya pemain top. Di mana pun di lapangan, mereka dapat membuat Anda tidak seimbang. Tapi di final, apa pun bisa terjadi, karena banyak hal berubah dari satu momen ke momen berikutnya."
“Jika saya mengingat kembali tahun 2010, di semi-final lawan Barcelona itu hampir seperti final, karena harus dimenangkan. Kami berhasil mengatasi kendala yang tampaknya mustahil. Jika Anda memercayai apa yang Anda lakukan, semuanya mungkin."
“Menghadapi tim Inggris seperti menghadapi yang lain, Liga Primer berada dalam momen yang hebat, dan ini akan menjadi final yang penting, melawan pelatih hebat. Itu adalah minggu yang buruk, karena semua pembicaraan tentang derbi, final Liga Champions dipertaruhkan."
“Dalam dua pertandingan melawan Milan kami pantas menang. Saya senang dengan final ini, ini adalah kesempatan besar dan kami bisa memenangkan Liga Champions keempat kami. Memenangkannya sebagai wakil presiden berarti memenuhi mimpi lain.”




