Pelatih Prancis Didier Deschamps menyatakan, Antoine Griezmann bisa sukses bermain bareng Lionel Messi di Barcelona di saat sang superstar mencari jalan keluar dari klub.
Messi mengguncang Barcelona pada Selasa (25/8) lalu ketika terungkap dia menginformasikan kepada klub kalau dirinya ingin hengkang.
Pemain berusia 33 tahun itu kabarnya memiliki klausul dalam kontraknya yang memungkinkan dia untuk secara sepihak mengakhiri perjanjian dengan klub setelah musim 2019/20 untuk bergabung ke klub lain.
Griezmann tiba di Camp Nou dari Atletico Madrid di awal musim 2019/20, dan hubungannya dengan messi menjadi pemberitaan utama sepanjang musim di saat pemain asal Prancis itu sedang berjuang untuk tampil konsisten.
Messi kini santer dikait-kaitkan dengan Manchester City, Paris Saint-Germain, dan Inter Milan.
Deschamps mendapat pertanyaan terkait situasi dan Griezmann setelah menyebut skuad Prancis untuk pertandingan Nations League yang akan datang.
"Saya tidak tahu," ujar Deschamps kepada wartawan.
"Pada bagian pertama, itu bukan urusan saya. Ini menyangkut Leo Messi dan Barca, jadi saya tidak akan membicarakannya."
"Untuk Antoine, apakah itu bisa berpengaruh? Itu masih harus dilihat. Pertanyaan lebih banyak tentang posisi dia, posisinya di lapangan. Ia sangat senang bermain bareng Messi. Terkadang berjalan dengan baik dan terkadang tidak begitu baik. Asosiasi mereka bukannya tidak kompatibel."
"Itu bukan terserah saya. Saya memiliki hal-hal lain yang harus diurus. Itu tentang klub. Antoine menjalani musim yang agak rumit, bahkan jika itu tidak menghentikannya untuk membuat perbedaan. Tentunya, kurang dari mantan klubnya, di mana tim dibangun di sekitarnya di Atletico Madrid."
"Itu tidak mengubah pentingnya dia dengan tim Prancis. Itu tergantung pada pelatih yang dapat menggunakan sistem yang berbeda. Para pemain harus beradaptasi."
Griezmann mencetak 15 gol di berbagai ajang kompetisi di musim pertamanya untuk Barcelona.
Klub asal Catalan itu kalah bersaing dengan Real Madrid dalam perebutan gelar La Liga Spanyol dan tersingkir di babak perempat-final Liga Champions setelah dihancurkan Bayern Munich 8-2.


