Johan Derksen dan René van der Gijp pada Senin malam di acara Vandaag Inside melontarkan kritik tajam kepada Dick Advocaat terkait kembalinya dia sebagai pelatih tim nasional Curaçao. Para analis tersebut berpendapat bahwa pelatih berusia 78 tahun itu seharusnya tidak pernah menggantikan rekan sejawatnya, Fred Rutten. Sementara itu, Wilfred Genee justru membela Advocaat.
Dalam siaran tersebut, dibahas secara mendalam mengenai kekacauan di dalam asosiasi sepak bola Curaçao, di mana Rutten kini telah hengkang dan Advocaat kembali memimpin tim. Valentijn Driessen menggambarkan bagaimana para pemain berbalik melawan Rutten setelah kekalahan melawan China dan Australia. “Saat itu para pemain memberontak dan mendatangi dewan pengurus,” kata jurnalis De Telegraaf tersebut.
Menurut Driessen, sponsor utama Corendon juga memainkan peran penting dalam perebutan kekuasaan ini. “Ketua mengatakan kepada Atilay Uslu (CEO Corendon, red.): jika kamu mengurus Dick, maka aku akan mengurus Fred,” kata Driessen. Driessen menyatakan bahwa posisi Rutten pada dasarnya menjadi tidak dapat dipertahankan ketika jelas bahwa para pemain tidak lagi mendukungnya.
Namun, Derksen tak kenal ampun dalam penilaiannya terhadap tindakan Advocaat. “Dick tidak memainkan peran yang tepat,” katanya. “Sebagai rekan, dia seharusnya mengatakan: ‘Tidak, Fred adalah orang yang harus membawa kalian ke Piala Dunia.’” Pengaruh Corendon pun tidak mendapat simpati dari Derksen. “Seorang sponsor tidak boleh campur tangan dalam kebijakan.”
Van der Gijp sepenuhnya setuju dengan kritik Derksen. “Pada suatu saat, Anda sudah mengundurkan diri. Akan datang pelatih baru dan Anda tidak bisa mengatakan: ‘Saya ingin mencobanya lagi.’ Dia tidak seharusnya melakukan itu,” kata Van der Gijp.
Genee berusaha melindungi Advocaat dari kritik yang dilontarkan di meja diskusi. “Bukan begitu kan? Mereka sudah menghubunginya sebelumnya,” kata Genee menanggapi Van der Gijp.
Derksen berpendapat bahwa Rutten menjadi korban dari seluruh rangkaian peristiwa ini. “Bagaimanapun caranya: Fred yang jadi korban,” katanya menyimpulkan. Driessen menambahkan bahwa Advocaat pun kini mendapat banyak kritik, lalu Derksen menyimpulkan: “Saya rasa banyak orang yang menyalahkan Dick atas hal ini.”
