Manajer Celtic, Ange Postecoglou, mengonfirmasi bahwa salah satu anggota staf kepelatihannya harus menerima sejumlah jahitan setelah terkena lemparan pecahan botol pada Derbi Old Firm.
Celtic sukses mengalahkan rival bebuyutan sekaligus juara bertahan Rangers 2-1 pada pekan ke-32 Liga Primer Skotlandia di Stadion Ibrox, Minggu (3/4).
Aaron Ramsey mengantar skuad Giovanni van Bronckhorst unggul sejak menit awal. Tomas Rogic dan Cameron Carter-Vickers membalas untuk Celtic sebelum turun minum.
Namun, pertandingan tersebut dirusak oleh oknum suporter Rangers yang melempar pecahan botol kaca ke lapangan. Laga sempat tertunda sebelum sepak mula babak kedua ketika bagian dari botol pecah tersebut ditemukan di area kotak penalti Celtic.
Dalam insiden terpisah, seorang anggota staf Celtic juga terkena lemparan benda yang sama dari kerumunan.
"Ya, dia [terkena pecahan botol], dalam perjalanan masuk [ke stadion]. Saya pikir dia baik-baik saja. Tapi, dia harus mendapatkan beberapa jahitan," ucap Postecoglou kepada wartawan.
“Hal yang mengecewakan karena ini adalah pertandingan yang ditunggu dan disorot seluruh dunia,” tutur pelatih asal Yunani itu.
"Anda memiliki dua tim yang memperebutkan juara liga dari posisi pertama dan kedua dan Anda tidak perlu beberapa orang bodoh untuk merusaknya,” pungkasnya.
Adapun dengan sisa enam laga, Celtic kini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan enam poin atas Rangers di urutan kedua.


