Denzel Dumfries ikut serta di Piala Dunia untuk menjadi juara dunia, demikian ia sampaikan dalam wawancara dengan Voetbal International. Bek sayap kanan timnas Belanda ini menyadari bahwa hal itu membutuhkan usaha yang sangat besar.
Dua tahun lalu, pada Kejuaraan Eropa di Jerman, skuad Oranje dikritik karena dianggap ‘terlalu lembut’ satu sama lain. Dumfries setuju dengan hal itu dan tahu bahwa kali ini mereka harus lebih baik lagi, jika timnas Belanda ingin memiliki peluang meraih gelar juara dunia.
“Dalam hal itu, kita harus lebih menuntut satu sama lain,” kata Dumfries membuka pembicaraan. “Itulah pelajaran dari Kejuaraan Eropa sebelumnya: sebagai sebuah tim, kita boleh saling mengatakan kebenaran dengan lebih jujur dan lebih sering. Jadi saya juga akan melakukannya; saya adalah orang yang mengambil tanggung jawab dalam hal itu. Sedikit semangat dalam tim itu penting.”
Dumfries sedang dalam proses untuk secara resmi menjadi pemain Real Madrid, namun masih terikat kontrak dengan Inter. Ia menceritakan bahwa suasana di sana sangat berbeda. “Di sana, kita benar-benar bisa saling mengkritik dengan bebas.”
“Ada begitu banyak karakter yang blak-blakan dengan pendapat yang tegas di antara kami, sehingga kamu harus bisa mempertahankan diri,” tambahnya sebagai catatan. “Di timnas Belanda, kami punya kelompok yang sangat seru, penuh spontanitas dan sikap positif, tapi sesekali kita boleh saja saling mengkritik dengan keras.”
“Tapi selalu dengan niat untuk menjadi lebih baik,” kata Dumfries. “Saya melihat bahwa bimbingan antar sesama pemain semakin membaik. Kami juga semakin dewasa, secara alami jadi lebih banyak berkomunikasi dan bereaksi terhadap umpan yang salah. Semakin banyak pemain yang fokus agar umpan pertama harus tepat dan menggunakan kaki yang benar. Itu perkembangan yang positif.”
Sabtu ini, Oranje akan memainkan pertandingan grup kedua di Piala Dunia. Di Houston, Swedia akan menjadi lawan mereka. Jika menang, Belanda hampir pasti lolos ke babak berikutnya.
