Direktur teknik Garuda Select Dennis Wise, menyebut keluarnya Bagus Kahfi, jadi sebab timnya ditahan Reading U-18. Laga uji coba tersebut berkesudahan 2-2 di Bearwood Park, Selasa (3/3) malam WIB.
Garuda Select, sempat unggul dua gol lebih dulu lewat Bagus pada menit 15 dan 19. Namun, pilar Barito Putera tersebut keluar lebih cepat dan digantikan Arsa Ahmad, di menit 25.
Bagus tak bisa melanjutkan pertandingan karena salah tumpuan ketika berduel udara dengan pemain Reading. Bahkan ia sampai ditandu untuk keluar lapangan karena kaki kirinya tidak kuat melangkah.
Hilangnya Bagus membuat Garuda Select jadi sulit untuk melancarkan serangan. Reading pun mampu menyamakan kedudukan lewat brace yang diukir Michael Stickland.
"Sejujurnya ini hasil yang adil. Kami kehilangan Bagus dan ini mengubah jalannya pertandingan. Tetapi, Arsa dan [Alfriyanto] Nico jadi punya kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan mereka," kata Wise.
Sementara Fajar Fatur Rahman, mengungkap timnya memetik pelajaran berharga dari laga kontra Reading. Ia menginginkan kesalahan yang terjadi tidak terulang pada laga berikutnya.
"Kami sempat kehilangan fokus memang. Ini jadi pelajaran di masa depan. Kami harus siap apakah ada Bagus atau tidak. Saya pribadi ingin lebih baik lagi karena semakin sulit lawan kami, kesalahan bisa berbuah gol. Apalagi kami pemain belakang jadi ke depan kami harus lebih kompak lagi," ucap Fajar.


