Penyerang asal Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang, kembali ke LaLiga Spanyol pada musim ini, untuk kembali merebut hati para pendukung, dan kali ini bersama Deportivo La Coruna.
Aubameyang mencetak gol baru pada hari Minggu ini bersama Deportivo La Coruna, ke gawang Getafe, yang merupakan gol kelimanya di LaLiga pada musim ini, untuk melanjutkan ketajamannya bersama klub barunya.
Aubameyang tidak perlu mengeluarkan banyak usaha kali ini untuk melanjutkan rentetan golnya dalam kepulangan yang ideal ke LaLiga Spanyol bersama tim asal Galicia tersebut, karena tak seorang pun mampu menghentikannya, seperti yang diberitakan surat kabar "Mundo Deportivo".
Surat kabar Catalan itu menambahkan: "Di usia tiga puluh tujuh tahun, dengan pengalaman panjang dan kekuatan fisiknya, Aubameyang bermain sepak bola yang tenang sepanjang pertandingan, namun ia selalu berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk menghukumGetafe dan memastikan hasil imbang (1-1)".
Menurut yang diberitakan "Mundo Deportivo", gol ini memperkuat kemungkinan tercapainya sebuah rekor bagi Deportivo La Coruna, di mana Walter Pandiani memegang rekor awal musim tersubur dengan enam gol dalam enam pertandingan pada musim 2003-2004.
Terlebih lagi, tidak ada pemain yang mengawali turnamen dengan awalan sekuat ini sejak Zlatan Ibrahimovic pada tahun 2009 bersama Barcelona, yang juga mencetak gol dalam lima pertandingan pertama.
Rekor dalam hal ini tercatat atas nama Quini (Sporting 1979/80 dengan 12 gol), Pruden (Atletico Madrid 1940/41 dengan 12 gol), dan Vilanova (Hercules 1939/40 dengan 13 gol), yang mencetak gol dalam masing-masing dari tujuh pertandingan pertama.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita ini lebih mendalam di forum Kooora





