พล.ต.อ.ดร. สมยศ พุ่มพันธุ์ม่วงช้างศึก

Demi Kalahkan Vietnam, Pemain Thailand Dijanjikan Bonus Rp4 Miliar

Kendati mencatat hasil sempurna di penyisihan grup, presiden federasi sepakbola Thailand (FAT) Somyot Poompanmoung tetap menyimpan kekhawatiran saat menghadapi Vietnam dalam pertandingan semi-final Piala AFF 2020.

Thailand menyandang status juara Grup A setelah menyapu bersih empat pertandingan, dan menghadapi Vietnam yang menjadi runner-up Grup B. Pertemuan kedua tim ini disebut-sebut sebagai partai final dini di Piala AFF, mengingat mereka merupakan dua tim favorit kuat juara.

Somyot menilai Vietnam sebagai tim tangguh, dan tidak akan mudah dihadapi Thailand. Bahkan mereka menyandang status juara bertahan di turnamen ini yang mematahkan dominasi Thailand di dua penyelanggaraan sebelumnya.

Apalagi The Golden Stars merupakan satu-satunya wakil Asia Tenggara di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022. Hal itu mencerminkan perkemnangan sepakbola Vietnam mengalami peningkatan pesat, sehingga membuat Somyot sedikit khawatir. Somyot pun menjanjikan bonus 10 juta baht, atau sekitar Rp4,2 miliar, bila Thailand berhasil menembus ke final.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, staf pelatih, dan ofisial. Tim sudah bekerja keras di tengah masa sulit, sehingga berhasil menembus ke semi-final,” ujar Somyot dilansir akun Facebook resmi FAT.

“Dalam dua hingga tiga tahun terakhir, saya harus akui Vietnam telah memperlihatkan performa lebih baik, meski tidak jauh berbeda dibandingkan Thailand. Pertandingan semi-final ini bisa jadi ajang pembuktian, dan sangat berarti bagi fans Thailand. Laga nanti akan sangat menarik.”

“Sebagai presiden federasi, saya secara pribadi menyiapkan bonus 10 juta baht untuk meningkatkan moral pada pemain, staf pelatih, dan ofisial agar bisa lolos, dan berlaga di final. Membawa pulang trofi akan membuat suporter Thailand merasa gembira, dan bisa menjadi kado tahun baru.”

Sebelumnya, kapten tim Chanathip Songkrasin mengaku tidak menyangka bakal bertemu Vietnam di semi-final. Mereka awalnya memperkirakan berhadapan dengan Indonesia, karena Vietnam berada dalam posisi diuntungkan di pertandingan terakhir.

“Awalnya kami memperkirakan bertemu Indonesia, tapi ternyata melawan Vietnam. Vietnam sudah bermain di empat pertandingan, dan belum kebobolan. Semi-final tentunya lebih berat dibandingkan penyisihan. Namun kami tidak khawatir, karena kami siap menghadapi situasi apa pun,” ucap Chanathip.

Iklan
0