Erik ten Hag Manchester UnitedGetty Images

Demi Harmonisasi Tim, Erik Ten Hag Dukung Manchester United Cekal Empat Media

Manajer Manchester United Erik ten Hag mendukung kebijakan yang mencekal empat media menghadiri sesi jumpa wartawan, Selasa (5/12), menjelang pertandingan melawan Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris.

Keempat media yang dilarang menghadiri sesi jumpa wartawan tersebut adalah ESPN, The Mirror, Sky Sports, dan Manchester Evening News. Keempat media itu sepanjang musim ini telah mengabarkan 'situasi panas' di internal tim.

EPSN mengklaim Ten Hag sedang berjuang mendapat kepercayaan dari para pemainnya. Sedangkan Manchester Evening News melaporkan beberapa pemain sudah tidak menaruh kepercayaan kepada Ten Hag.

Sementara The Mirror dan Sky mewartakan bahwa beberapa pemain meminta Ten Hag kembali memainkan Jadon Sancho, yang telah diasingkan dari skuad sejak mengkritik sang manajer di media sosial.

Sinyal pencekalan terhadap media ini sudah muncul dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah jurnalis pernah mengeluhkan kebijakan direktur komunikasi klub Andrew Ward yang melarang mereka menanyakan pemberitaan negatif yang berkaitan dengan klub. Sebelum menjadi direktur komunikasi, Ward merupakan fans United yang kemudian menulis artikel di majalah klub dan sebuah majalah fan.

“Mereka (jurnalis) seharusnya datang ke kami dulu, jangan seenaknya mencetak artikel di belakang kami, itu tidak benar. Saya kira kita punya hubungan lain. Mereka bisa, mereka harusnya datang ke kami dulu, kita diskusi normal dan profesional, dan berdebat tentang hal itu,” tutur Ten Hag.

Ten Hag pun menegaskan, suasana dalam tim kondusif, dan tidak ada perpecahan di skuad Setan Merah. Ketika disinggung mengenai pemberitaan tersebut memberikan pengaruh terhadap dirinya, Ten Hag pun memberikan penegasan.

“Tidak. Tentu saja di setiap tim selalu ada pemain yang tidak bermain, atau kurang bermain yang kurang bahagia. Itu tidak berbeda dengan biasanya. Dalam beberapa situasi, Anda memerlukannya, mereka harus menunggu kesempatannya, dan itu bisa datang. Tapi tidak, tidak ada masalah [dengan pemberitaan],” tutur Ten Hag.

Iklan
0