Pelatih Vietnam Philippe Troussier menegaskan kemenangan atas timnas Indonesia, Jumat (19/1) malam WIB, menjadi suatu keharusan bila The Golden Star ingin menjaga asa lolos ke 16 Besar Piala Asia 2023.
Vietnam dan Indonesia membuka Grup D dengan kekalahan. Vietnam dibekap Jepang 4-2 pada akhir pekan kemarin. Sedangkan Indonesia ditaklukkan Irak 3-1, Senin (15/1) malam WIB. Kedua tim kini menempati posisi terbawah klasemen sementara, namun Vietnam lebih baik, karena unggul selisih gol.
Troussier mengatakan, para pemain telah memperlihatkan performa sesuai harapan, dan melaluinya tanpa mendapat kartu kuning atau merah. Mereka juga sempat mengungguli Jepang sebelum akhirnya dipaksa menerima kekalahan.
“Buat kami, pertandingan melawan Jepang adalah sebuah proses untuk melaju ke babak selanjutnya. Kami mampu mencetak dua gol di pertandingan itu tanpa ada kartu kuning atau merah,” ujar pelatih asal Prancis tersebut.
“Lebih baik kalah 4-2 daripada kalah 2-0. Untuk bisa lolos dari babak grup, kami harus memenangkan pertandingan melawan Indonesia. Ini adalah persiapan yang bagus untuk itu.”
Troussier pun merasa senang dengan performa pemain yang dinilai sudah mulai memahami gaya permainan sesuai keinginannya. Keberhasilan Vietnam merepotkan Jepang mendapat sorotan dari media Negeri Paman Ho yang sempat mengecilkan kemampuan Troussier.
“Meski tidak berkompetisi di level yang sama, kami menunjukkan potensi kami dan, saya berpikir positif mengenai hal itu. Saya pikir ini memberikan kepercayaan diri kepada para pemain, dan mereka merasa bisa melakukannya dengan cara baru,” ucap Troussier.
“Kami ingin bermain dengan disiplin, kemauan kuat, dan determinasi. Saya puas dengan kinerja dan sikap para pemain saat melawan Jepang yang bagaikan karang. Idenya adalah untuk menekan bidang-bidang yang mereka perlukan dan tidak memberikan waktu kepada Jepang untuk berpikir.”
