Pelatih kepala Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, tidak memberikan jaminan masa depan untuk gelandang timnya, Dele Alli (24 tahun).
Nama Alli kembali tidak ada dalam skuad Tottenham saat The Lilywhites mengalahkan Southampton dengan skor 5-2 pada pekan kedua Liga Primer Inggris di Stadion St Mary’s, Minggu (20/9).
Sebelumnya, Alli pun tidak dibawa Mourinho ke Bulgaria saat Spurs mengalahkan tuan rumah Lokomotiv Plovdiv pada kualifikasi Liga Europa, Kamis (17/9).
Pada pekan perdana EPL saat Spurs dikalahkan Everton 1-0, dua pekan lalu, Alli ditarik keluar oleh Mou sejak sepak mula babak kedua.
Padahal, Alli sempat tampil oke pada masa awal kepelatihan Mou. Dalam serial dokumenter Amazon Prime All or Nothing: Tottenham Hotspur, Mou pun mengatakan bahwa sang pemain merupakan satu-satunya yang direkomendasikan Sir Alex Ferguson kala ia membesut Manchester United pada rentang Mei 2016—Desember 2018.
“Saya tidak bertanggung jawab atas bursa [transfer],” ucap Mourinho selepas laga kontra Southampton.
Sejak resmi ditunjuk sebagai suksesor Maurico Pochettino pada November 2019, status Mou di Spurs memang masih sebagai pelatih kepala, bukan manajer.
“Saya tidak tahu bagaimana menjawab pertanyaan Anda sehubungan dengan [isu Alli ke PSG] itu,” tutur Mou.
“Satu-satunya hal yang dapat saya katakan adalah saya meninggalkan delapan pemain. Mereka tidak dibawa meskipun telah berlatih pagi tadi. Mereka berada di grup besar dan Dele termasuk di antara para pemain ini.”
"Anda bisa melihat tim kami. Saya tidak bisa membawa mereka semua dan saya harus menyiapkan bek atau gelandang tengah di bangku cadangan.”
“Mengatur skuad itu seperti menyusun ‘puzzle’, bangku cadangan juga seperti ‘puzzle’ kecil.”
“Jadi, dalam pertandingan ini dia [Alli] tidak bermain, mungkin pada laga tengah pekan dia akan bermain dan pada pertandingan lain dia akan absen,” pungkasnya.
Terdekat, Spurs akan melawat ke markas klub League One, Leyton Orient, pada putaran ketiga Piala Liga Inggris, Rabu (23/9) dini hari WIB.




