PSS Sleman vs Persib BandungBudi Cahyono

Dejan Antonic Sudah Punya Program Untuk Skuad PSS Sleman

Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic, sudah merancang program latihan untuk timnya. Ia berencana mengumpulkan anak asuhnya secara bertahap serta melakukan pengecekan kesehatan.

Langkah tersebut diambil Dejan, untuk mencegah pemainnya terpapar virus corona. Hal itu karena sampai sekarang virus yang pertama kali berasal dari Tiongkok tersebut masih menyebar luas di Indonesia.

"Jadi kelompok pertama delapan orang dan seterusnya sampai lengkap. Setiap kelompok yang datang wajib menjalani tes kesehatan," kata Dejan kepada awak media.

Pria asal Serbia tersebut menyampaikan pengembalian fisik pemain jadi fokus utamanya ketika berlatih. Ia sadar anak asuhnya mengalami penurunan kondisi karena sudah lama tidak dipantau langsung.

Semenjak kompetisi dihentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona, skuad PSS dipulangkan. Para pilar Super Elang Jawa diminta untuk menjalani latihan secara mandiri sesuai dengan program yang diberikan tim kepelatihan.

"Kami harus bantu pemain untuk ke kondisi semula saat kembali nanti. Memang butuh proses, namun kami buat program yang bagus dan perlahan mencobanya," ujarnya.  

PSS Sleman vs Persib BandungGoal Indonesia

Dalam menyusun program, Dejan tidak berpikir sendirian. Ia, melibatkan manajemen dan juga pemain untuk meminta masukan supaya latihan PSS bisa berjalan dengan maksimal.

"Kami berbagi sama-sama untuk membuat program saat nanti tim kembali. Kiami ingin bantu mereka membuatkan program latihan," ucap eks juru formasi Madura United tersebut.

Dijadwalkan kompetisi diputar pada September atau Oktober mendatang. Kepastian tersebut didapatkan setelah PSSI melakukan rapat komite eksekutif (Exco) beberapa waktu lalu.

Saat ini PSSI masih mengkaji masukan yang diberikan dari berbagai pihak. Berbagai perubahan bakal terjadi karena pandemi virus corona yang melanda Tanah Air masih belum berakhir.

Muncul sejumlah wacana saat kompetisi dilanjutkan. Mulai dari pemusatan pertandingan di Pulau Jawa, penghapusan degradasi, regulasi pemain U-20, hingga kenaikan subsidi untuk para klub.

Ada pula pengurangan jatah promosi untuk klub Liga 2 yang tadinya tiga menjadi dua untuk musim depan. Skema home tournament termasuk juga dalam wacana yang beredar ke permukaan.

Iklan
0