PSS Sleman, menuai kekalahan pada laga perdana Grup C Piala Menpora 2021, melawan Madura United. Hasil tersebut membuat pelatih Super Elang Jawa Dejan Antonic, kecewa.
Sebetulnya, PSS sempat unggul lebih dulu lewat gol yang diukir Irfan Jaya. Akan tetapi, Madura United mampu membalikan kedudukan usai turun minum melalui Kevy Syahertian dan perekik Jaimerson da Silva dua menit jelang laga bubar.
"Saya rasa pertandingan ini cukup bagus dan dua tim ingin bersama-sama menang. Tentu saja sakit hati sedikit karena kita kalah. Tapi kita sudah masuk di jalan yang benar," kata Dejan selepas pertandingan.
Kendati demikian, Dejan menyampaikan tetap bangga dengan penampilan skuadnya. Ia menilai seluruh pemain PSS sudah berusaha keras untuk meraih kemenangan di laga tersebut.
"Jangan lupa, tadi kita ada peluang tiga kali untuk gol. Kembali lagi, seperti yang Anda bilang, kita kalah, tapi kita dapat positif dari tim ini. Kita akan perbaiki dengan bagus," ujar sosok asal Serbia itu.
Goal IndonesiaSelain itu, Dejan menyebut kekompakan pemain PSS sudah terbangun secara baik. Rekrutan baru yang datang telah beradaptasi dengan pilar lama.
"Seperti Rafi Angga baru gabung kita, tapi tadi kerja keras meski berhadapan dengan pemain senior Jaime, [Jacob] Pepper, Fachrudin [Wahyudi]. Dia berani dan saya hormati," ucapnya.
"Kita ada banyak pemain baru pemain muda, tadi semuanya mendapatkan kesempatan, semuanya bekerja untuk PSS. Tapi waktu kita masih panjang, masih kita ada banyak waktu untuk persiapkan, semoga pemain asing sebentar lagi datang, dan kita pasti lebih kuat," ia menambahkan.
Sementara Rafi Angga, menyebut kekalahan dari Madura United bukan akhir dari semuanya. Masih ada tiga laga lain menanti yakni melawan Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, dan Persik Kediri.
Maka dari itu, Rafi berharap rekan setimnya tidak larut dengan hasil negatif tersebut. Kekuarangan yang terjadi dari laga versus Madura United mesti dibenahi.
"Kita masih bisa memperbaiki ke depannya, apa yang kita kurang selama ini, mungkin dengan waktu ini kita bisa perbaiki semuanya," tutur Rafi.


