LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI MAGELANG
Pelatih Borneo FC Dejan Antonic tidak bisa menutup kekecewaannya atas kegagalan mendapatkan poin setelah dikalahkan PSIS Semarang dengan skor tipis 1-0 di Stadion Moch Soebroto, Rabu (6/6) malam WIB.
Dejan mengutarakan, anak asuhnya mampu bermain bagus di babak pertama, sehingga tercipta sejumlah peluang. Hanya saja, keberuntungan belum berpihak kepada Pesut Etam, karena peluang itu gagal dikonversi menjadi gol.
“Tim bermain sangat bagus di babak pertama, menguasai pertandingan, peluang tercipta. Jika usaha Lopicic menjadi gol, itu akan memengaruhi jalannya pertandingan. Tapi lagi-lagi keberuntungan berada di PSIS,” ucap Dejan.
Dejan pun enggan memberikan komentar mengenai gol PSIS. Gol itu terjadi ketika Eddy Gunawan berusaha menghalau bola di depan gawang, namun membentur rekannya. Bola pun mengarah ke Hari Nur Yulianto yang tidak membuang peluang menjadi gol. Pemain Borneo FC sempat protes, karena menganggap Hari Nur berada dalam posisi off-side.
“Saya tak ingin komen soal gol PSIS. Dari hasil akhir, kami kalah,” jawan Dejan singkat.
Dejan menambahkan, ia berusaha membalikkan keadaan dengan meningkatkan agresivitas serangan. Perubahan formasi dari 4-3-3 ke 4-1-4-1 pada babak kedua tidak sesuai rencana.
“Kita mencoba lebih banyak peluang di babak kedua. Perubahan formasi dan memasukkan dua pemain baru, tidak membuahkan hasil. Waktu yang mepet, dan kami paksakan dengan longpass, sangat susah menembus pertahanan lawan,” ungkapnya.
“Anak-anak kehilangan fokus dan terlihat nervous. Kami akan lupakan, dan menatap pertandingan berikutnya.” (gk-18)


