Dejan Antonic - Madura UnitedAbi Yazid / Goal

Dejan Antonic Rekomendasikan Skuad PSS Sleman Pekan Depan

Kendati belum bisa memastikan waktu untuk kembali ke Indonesia, pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengaku sudah menyiapkan rekomendasi pemain yang bakal membela skuad Super Elang Jawa (Elja) di Liga 1 2021.

Dejan saat ini berada di Hong Kong untuk berkumpul dengan keluarga setelah Liga 1 2020 tidak ada kejelasan, dan akhirnya dibatalkan pada bulan lalu. PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) hingga kini masih berupaya mendapatkan izin dari kepolisian agar dapat menggelar pertandingan.

Kabar menyebutkan Liga 1 musim ini akan digulirkan setelah hari raya Idul Fitri. Mantan juru taktik Pelita Bandung Raya itu mengatakan, ia akan datang ke Sleman bila sudah ada kejelasan mengenai bergulirnya kompetisi. Dejan tidak ingin pengalaman tahun lalu terulang lagi akibat kebijakan yang diterapkan masing-masing negara terkait pandemi virus Corona.

“Kami tunggu kabar dulu. Kalau bisa bulan Maret, saya pasti ada di sana (Sleman) Maret, dan kalau bulan April, saya akan ada di sana bulan Apri, karena saya tidak terlalu jauh, hanya empat jam penerbangan,” ucap Dejan dalam wawancaranya dengan PRFM.

Meski belum ada kejelasan, Dejan tetap menyiapkan skuad PSS musim 2021. Menurutnya, ia mempunyai kriteria tersendiri dalam memilih pemain yang memperkuat Super Elja di musim ini.

PSS Sleman - Jakarta

“Kami masih lihat [perkembangan]. [Tapi] Saya pikir minggu depan kami mulai pelan-pelan merekomendasi dan merekonstruksi pemain. Pasti ada pemain yang keluar, dan pasti ada yang masuk. Kami akan melakukan [pemilihan] secara bertahap,” jelas Dejan dalam wawancaranya dengan PRFM.

“Saya pilih pemain yang mau kerja untuk tim saya, karena mereka bermain untuk PSS dan Yogyakarta. Kalau kami bisa memperlihatkan performa bagus, pasti akan banyak suporter yang ada di belakang kami. Sekarang saya lihat [PSS] mulai berubah, banyak orang yang mau kerja lebih keras.”

Sementara itu, manajemen PT Putra Sleman Sembada (PSS) melakukan pertemuan dengan kelompok suporter Brigata Curva Sud (BCS) kemarin. Dalam pertemuan itu juga dibahas tentang delapan tuntutan yang disampaikan pada 2019, dan hasil forum besar BCS 2020.

“Bagi PT PSS, sikap kritis BCS sebenarnya bukanlah tuntutan, tapi merupakan program kerja bagi manajemen. Itu yang memang seharusnya dilakukan untuk menjadikan PSS jauh lebih baik. Berbagai keinginan dari delapan tuntutan dan hasil Forum Besar secara tidak langsung sudah terpenuhi dan terjawab,” tutur direktur utama PT PSS Marco Gracia Paulo dalam rilis yang diterima Goal Indonesia.

“Kami mengapreasiasi sekali. Luar biasa apa yang sudah dilakukan manajemen saat ini. Apa yang diinginkan suporter dengan delaoan tuntutan dan hasil forum besar bisa diwujudkan dan dilaksanakan manajemen. Ini merupakan hadiah di ulang tahun BCS yang kesepuluh,” timpal perwakilan BCS Jaguar Tominangi.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0