Dejan Antonić memuji Sultan Samma sebagai salah satu pemain yang membawa perubahan ketika Borneo FC ditahan imbang Madura United 2-2 pada Liga 1 2018 pekan keenam, di Stadion Segiri, Samarinda.
Pergerakan Sultan dianggap kerap membahayakan lini belakang dari tim lawan. Terlebih, Sultan juga menjadi pembeda dalam sisi permainan, hingga memaksa pemain lawan melakukan pelanggaran.
"Ada beberapa peluang serta serangan yang dibangun dari Sultan. Saya kenal dia sudah lama dan salah salah satu pemain lokal Samarinda yang bagus. Punya teknik yang berkualitas," ucap Dejan dikutip laman resmi Borneo.
Hanya saja, Dejan berharap Sultan bisa meningkatkan kualitasnya, terutama dari segi fisik. Gelandang berusia 32 tahun itu memang masih memiliki kualitas, namun kadang lebih sering diparkir di bangku cadangan karena stamina.
"Sultan harus bantu dirinya sendiri. Dalam latihan performanya sekarang jauh lebih bagus ketimbang di awal saya datang. Sultan harus punya target lebih serius agar bisa bersaing di tim inti," tegas Dejan.
"Saya tetap respek sama semua pemain termasuk Sultan. Tapi ada banyak hal lagi yang harus dibenahi. Karena kami masih menyisakan banyak pertandingan dan hasil di laga terakhir harus dilupakan," pungkas eks pelatih Persib Bandung itu.


