Gelandang West Ham United Declan Rice tidak ingin diganggu rumor ke Arsenal maupun sejumlah klub lainnya menjelang pertandingan final UEFA Conference League melawan Fiorentina di Praha pada pertengahan pekan depan.
West Ham sedang memburu trofi internasional yang sudah tidak dirasakan sejak 47 tahun lalu. Namun pertandingan ini diperkirakan menjadi laga terakhir Rice dengan memakai jersi West Ham.
Performa konsisten Rice di sektor tengah dalam beberapa musim terakhir membuat dirinya menjadi incaran sejumlah klub. Di samping Arsenal, klub lainnya yang memburu tanda tangan Rice adalah Manchester United, Chelsea dan Bayern Munich. Namun Arsenal berada di urutan terdepan dibandingkan ketiga klub tersebut.
Rice sejak awal sudah menegaskan, dirinya tidak pernah memikirkan hal itu. Apalagi sebelumnya West Ham sempat berusaha menjauhi ancaman degradasi, sehingga fokusnya hanya ditujukan ke klub bermarkas di London itu.
“Sejujurnya, saya tidak benar-benar fokus pada semua itu. Fokus utama saya di musim ini, mulai dari Piala Dunia dan seterusnya, adalah membawa kami keluar dari pertarungan degradasi, dan tentu saja memiliki satu tujuan untuk memenangkan trofi ini,” tutur Rice dikutip laman Evening Standard.
“Yang lainnya hanyalah kebisingan dan spekulasi. Jelas, saya tidak bisa menahannya, itu datang dengan sendirinya. Tapi fokus utama saya adalah bermain untuk West Ham, dan memenangkan final ini.
Sementara itu, fans West Ham kembali menyampaikan harapan pemain kesayangan mereka tetap bertahan di London Stadium kala mendukung The Hammers di kandang Leicester akhir pekan kemarin.
“Hati saya tertuju pada hal itu, melakukannya untuk klub, untuk keluarga saya, untuk para penggemar, dan itulah satu-satunya fokus saya. Saya ingin membuat mereka semua sangat bahagia, dan fokus saya adalah mewujudkan itu,” ucap Rice.
“Saya pikir kami semua telah memimpikannya dari perjalanan yang telah kami lalui, tetapi itu tergantung pada kita untuk menyelesaikannya. Kami tinggal menyisakan satu pertandingan lagi untuk mengangkat sesuatu buat West Ham yang akan tercatat dalam sejarah.”
