Ajax kalah 1-3 dari juara bertahan PSV pada laga besar pertama musim Eredivisie, Sabtu malam. Di kubu Amsterdam, Viktor Tsygankov termasuk yang menjalani debut, tetapi ia meninggalkan kesan buruk bagi para analis ESPN.
Tsygankov masuk ke lapangan setelah laga berjalan satu jam dan saat tertinggal 1-2 di Johan Cruijff ArenA. Komentator Vincent Schildkamp mencatat saat pertandingan bahwa pemain Ukraina itu "tidak bisa mengikuti tempo pertandingan".
Analis Karim El Ahmadi sangat setuju dengan ucapan koleganya di ESPN. "Di sini dia kehilangan bola pada momen ketika dia terlalu lama menahan bola," kata mantan pemain internasional Maroko itu sambil mencontohkan satu aksi yang tidak menguntungkan.
El Ahmadi kemudian menunjuk gol ketiga Esmir Bajraktarevic, saat Tsygankov juga tidak lepas dari kesalahan. "Dia membiarkannya benar-benar bebas. Memang sangat sulit untuk langsung masuk sebagai pemain baru, dan di sini sebenarnya terlihat bahwa dia hanya berjalan-jalan."
"Di sini dia juga masih bisa melakukan intervensi... Dia cuma penyerang yang ingin ikut bertahan." Rekan analis Marciano Vink lebih keras dalam menilai pemain sayap kanan itu. "Beginilah cara pemain usia dini bertahan!"
"Ini bukan bertahan. Joging kembali ke belakang lalu setelah itu tidak melakukan apa-apa!" Vink meluapkan ketidakpercayaannya. Hugo Borst yang hadir di studio menambahkan: "Bertahan pura-pura!"
Kondisi kebugaran Tsygankov yang tampak kurang itu bisa dijelaskan. Sang penyerang nyaris tidak mengikuti pramusim bersama Girona karena konflik dengan jajaran petinggi klub.
Selain Tsygankov, Thilo Kehrer juga menjalani debutnya untuk Ajax. Pemain Jerman itu masuk lima menit sebelum waktu normal berakhir menggantikan Aaron Bouwman, yang sesaat sebelumnya diterjang Ruben van Bommel.





