Stefan de Vrij mengakui bahwa dirinya sempat ogah berbicara dengan penyerang Sevilla, Luuk de Jong usai mengalahkan Inter Milan di final Liga Europa.
Nerazzurri gagal mewujudkan ambisi mengangkat trofi Liga Europa 2019/20 dan De Jong muncul sebagai pahlawan kemenangan wakil La Liga tersebut dengan skor 3-2 pada 22 Agustus lalu berkat sepasang gol sundulannya.
Kini, keduanya kembali bertemu di tim nasional Belanda jelang lanjutan kampanye UEFA Nations League kontra Polandia dan Italia pada akhir pekan ini.
De Vrij pun mengaku bahwa dirinya malas berbincang dengan De Jong selepas kekalahan di final tersebut dan baru kembali menyapanya usai sama-sama mendapat panggilan ke timnas.
"Saya sudah mulai berbicara dengannya lagi setelah final itu," kata sang bek 28 tahun kepada NOS. "Sekarang kami menjadi rekan setim lagi, begitulah kelanjutannya."
"Selalu mengecewakan rasanya. Inter menjalani musim yang panjang dan istimewa. Kami telah bermain sepanjang musim panas dan kami hanya beristirahat selama sepekan sebelum kembali beraksi sekarang."
"Periode yang cukup menantang."
De Vrij menghabiskan waktu liburan singkatnya bersama dengan teman yang juga merupakan rivalnya di Serie A, bek andalan Juventus, Matthijs de Ligt yang tengah menjalani pemulihan cedera bahu. Ia mengatakan kondisinya baik-baik saja.
"Kami berlibur bersama di Sardinia, di area yang sama. Ia baik-baik saja. Pastinya menjalani pemulihan sekarang," tukasnya.




