Juventus bakal kehilangan Matthijs de Ligt cukup lama setelah sang bek menjalani operasi bahu.
Operasi tersebut dilakukan di Roma, Rabu (12/8) ini, dan sang bek muda asal Belanda diperkirakan akan membutuhkan waktu hingga November untuk memulihkan kondisi fisiknya.
De Ligt memang mengalami masalah pada bahunya saat menghadapi Atalanta tahun lalu, pada putaran pertama Serie A musim 2019/20. Saat itu bahunya terkilir.
Sang pemain berusia 21 tahun memutuskan untuk terus bermain sepanjang musim dan menunda operasinya sampai kampanye berakhir. Tersingkirnya Juventus dari babak 16 besar Liga Champions juga mempercepat proses operasinya.
"Ini [masalah pada bahu] adalah sesuatu yang harus benar-benar saya perbaiki. Saya fokus pada hal ini sekarang karena saya memerlukan waktu untuk pemulihan," ungkap De Ligt selepas duel melawan Olympique Lyon di Allianz Stadium, Sabtu (8/8) lalu.
Tuttomercatoweb melaporkan bahwa De Ligt sudah mendarat di Roma semalam dan setelah operasi berjalan sukses ia bakal absen sedikitnya tiga bulan, yang berarti akan membuatnya melewatkan awal musim 2020/21.
Desakan untuk menjalani operasi sesegera mungkin tak lepas dari perintah Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Juventus. Pirlo diyakini akan menjadikan mantan kapten Ajax tersebut sebagai bagian penting dalam rencana peremajaan skuad.
Pirlo resmi diangkat sebagai allenatore baru Juventus pada awal pekan ini hanya beberapa jam setelah pemecatan Maurizio Sarri.
Di bawah komandonya, Juventus diklaim mulai serius mengarahkan bidikan transfer kepada beberapa nama pemain muda seperti Sandro Tonali, Nicolo Zaniolo dan Federico Chiesa.


