Matthijs de Ligt mengatakan dirinya lebih memilih untuk cuek dalam menanggapi kritikan atas performanya bersama Juventus.
Sejumlah media di Italia melempar kritikan kepadanya selepas menjalani debut bersama Juventus, terlebih dengan statusnya sebagai bek termahal dalam sejarak sepakbola Serie A.
Dari sekian performa yang mendapat sorotan, salah satunya terjadi dalam laga kontra Lokomotiv Moskwa di fase grup Liga Champions, Rabu (23/10) dini hari WIB.
Menjamu wakil Rusia tersebut di Allianz Stadium, Juventus memang menang 2-1. Tapi, mereka sempat ketinggalan dan hal itu disebut terjadi karena faktor performa De Ligt yang kurang memuaskan.
"Saya pikir saya bermain bagus," tegas bek 20 tahun tersebut kepada De Telegraaf mengenai kinerjanya lawan Lokomotiv.
"Saya solid dan stabil, dan saya tidak banyak melakukan kesalahan."
"Saya hanya perlu melakukan tugas saya dan itu adalah bertahan. Lokomotiv nyaris tidak memiliki tembakan ke gawang."
"Saya bekerja lebih banyak di gym di Ajax daripada di sini, jadi itu hanyalah mitos [bahwa saya menghabiskan waktu terlalu lama di gym]."
"Saya tidak terlalu menanggapi kritikan karena saya tidak banyak membaca hal-hal tersebut [di media], jujur saja."


