Aurelio De Laurentiis Maurizio SarriGetty Images

Aurelio De Laurentiis: Maurizio Sarri Juara Bersama Juventus Itu Biasa, Tapi Apa Bisa Bawa Napoli Scudetto?

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis terdengar tidak terkesan dengan kesuksesan yang diraih Maurizio Sarri dengan membawa Juventus memenangkan Scudetto Serie A musim 2019/20.

Titel juara musim ini merupakan yang kesembilan diraih secara beruntun oleh Bianconeri, dengan kampanye menyisakan dua pertandingan berkat kemenangan 2-0 atas Sampdoria di Turin, Senin (27/7) lalu.

Namun bagi Sarri, itu merupakan mencapaian luar biasa dan bersejarah. Pasalnya, eks juru taktik Napoli dan Chelsea itu menjadi pelatih tertua yang mampu memenangkan Scudetto.

Dengan usianya yang sudah 61 tahun, Sarri melewati rekor Nils Liedholm, yang menjadi juara bersama AS Roma musim 1982/83 kala berusia 60 tahun.

Alih-alih memberi ucapan selamat, De Laurentiis justru menyindir Sarri yang disebutnya tidak berani mengambil tantangan membawa Napoli, yang pernah ditanganinya antara 2015 dan 2018, meraih Scudetto.

"Normal menjadi juara di Juventus," sindir De Laurentiis dalam wawancaranya dengan Sky Sport Italia.

"Sarri akan selalu berada di hati saya, karena berhasil mencengangkan Eropa dengan gaya sepakbolanya di sini. Saya akan selalu berterima kasih padanya untuk itu."

"Namun kita semua melakukan hal-hal bodoh dalam hidup, ia melakukan dua atau tiga hal bodoh yang seharusnya bisa dihindari, tapi itu urusannya."

"Yang bisa saya katakan adalah sebenarnya itu sangat disayangkan, karena jika ia tetap di Napoli, mungkin ia bisa membantu kami memenangkan Scudetto. Sebaliknya, ia seperti berkata 'Mengapa saya harus mengambil risiko? Saya akan pergi ke tempat lain.'"

"Ia pun pergi ke tempat lain, namun saya rasa ia tidak bahagia seperti ketika masih berada di Napoli."

Iklan
0