Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis dilaporkan telah mengajukan permohonan untuk menunda pertandingan Supercoppa Italiana melawan Juventus.
Radio Punto Nuovo melansir bahwa bos besar Napoli itu meminta agar duel antara juara Serie A dan Coppa Italia yang dijadwalkan pada 21 Januari di Mapei Stadium untuk diubah tanggalnya.
De Laurentiis berpendapat bahwa laga tersebut sulit untuk digelar tepat waktu karena padatnya jadwal yang dimiliki Napoli pada Januari ini dan minimnya penonton yang bisa hadir di stadion menurut pemegang hak siar televisi.
Dalam laporan yang sama juga menyebutkan bahwa orang nomor satu Partenopei itu mengusulkan untuk menggeser pertandingan tersebut ke periode akhir musim 2020/21 ini.
Namun permintaan tersebut kabarnya telah mendapat penolakan dan pertandingan antara Napoli dan Juventus tetap akan dimainkan sesuai jadwal semula.
Napoli sempat membuat kontroversi pada awal musim ini ketika memutuskan untuk tidak menghadiri laga tandang di markas Juventus pada awal Oktober lalu, dengan dalih dilarang bepergian oleh otoritas kota Naples karena kasus COVID-19.
Sebagai konsekuensi, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menolak alibi mereka dan menjatuhkan hukuman berupa kekalahan WO 3-0 dan pengurangan satu poin.
Napoli kemudian mengajukan dua kali banding, yakni kepada operator kompetisi, Lega Serie A dan FIGC, namun semuanya mentah.
Baru pada percobaan ketiga usaha mereka membuahkan hasil, banding mereka diterima oleh Dewan Komite Olimpiade Italia (CONI) -- otoritas tertinggi olahraga -- yang menganulir semua sanksi mereka.
Duel tunda Serie A antara Juventus dan Napoli kemungkinan akan dilangsungkan pada Januari ini, bulan yang sama dengan jadwal pertandingan mereka di Supercoppa Italiana.




