FBL-WC-2026-PRESSER-ESPAFP

Diterjemahkan oleh

De La Fuente menanggapi Deschamps: Pernyataan Anda tidak berarti apa-apa

Luis de la Fuente, pelatih Spanyol, menegaskan bahwa momen besar Alamin Yamal di Piala Dunia belum tiba, sambil mengungkapkan harapannya agar hal itu terjadi saat menghadapi Prancis di semifinal, atau di final jika “La Roja” berhasil melaju ke sana.

De la Fuente berbicara dalam konferensi pers yang diadakan di Stadion "AT&T" di kota Dallas, mengenai berbagai hal terkait pertandingan yang akan datang melawan timnas Prancis, serta penilaiannya terhadap sejumlah pemainnya dan lawan-lawannya.

Menanggapi pernyataan pelatih Prancis, Didier Deschamps, yang menyebut Spanyol sebagai favorit utama untuk menang, De la Fuente berkata: “Itu tidak berarti apa-apa… baik Anda favorit atau tidak. Bagi saya, status sebagai favorit tidak berarti apa-apa, dan bukan faktor penentu. Kami menghadapi dua tim besar.”

Mengenai cara terbaik untuk menghadapi Prancis, ia mengatakan: “Kami telah menganalisis mereka dengan baik, dan kami saling mengenal dengan sangat baik. Mereka memiliki pemain-pemain dengan potensi luar biasa, tetapi kami juga memiliki pemain-pemain dengan level yang sama. Kami harus menonjolkan karakteristik kami dan meminimalkan pengaruh kekuatan lawan.”

Mengenai pilihan antara Pedri dan Fabián Ruiz, ia menjelaskan: “Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, dan keduanya memberikan apa yang kami butuhkan. Mereka juga bisa bermain bersama. Jika saya harus memilih, saya akan memainkan keduanya bersama-sama.”

Mengenai kemenangan sebelumnya atas Prancis dengan skor 5-4 di Stuttgart, ia berkata: “Ini pertandingan yang berbeda. Prancis juga telah mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut. Kami akan berusaha memperkuat skenario-skenario yang menguntungkan kami, dan belajar dari kesalahan. Saat itu kami sempat unggul dari 5-1 menjadi 5-4, dan kami akan berusaha agar hal itu tidak terulang. Kita lihat saja siapa yang berhasil menerapkan gaya permainannya.”

Mengenai perbedaan yang terjadi pada tim Prancis dibandingkan dengan Kejuaraan Eropa, ia mengatakan: “Mereka adalah tim yang lebih baik sekarang. Mereka berkembang secara bertahap dan kini tampil di level yang lebih tinggi. Kami pun telah menjadi tim yang lebih baik.”

Mengenai perasaannya secara pribadi, ia berkata: “Saya sangat menikmati pekerjaan dan gairah saya, tetapi tanggung jawabnya sangat besar. Merupakan suatu kehormatan berada dalam posisi ini, dan saya sedang menjalani semifinal Piala Dunia. Sekarang saya menjadi sorotan, dan kami semua juga demikian.”

Mengenai Lamine Yamal, ia berkata: “Ia harus tetap tenang dan menikmati momen ini. Tidak ada tempat untuk kekhawatiran. Hari besar Lamine di Piala Dunia belum tiba, dan saya berharap itu terjadi besok; jika tidak, maka di final jika kami berhasil lolos.”

Mengenai hal-hal yang perlu ditingkatkan untuk mengalahkan Prancis, ia berkata: “Selalu ada hal-hal yang bisa dikembangkan, dan kami memiliki potensi untuk berkembang. Pertandingan besok akan sangat sulit, karena kami akan menghadapi empat tim terbaik di dunia.”

Mengenai kritik yang ditujukan kepada Kylian Mbappé, ia berkata: “Setiap orang berhak mengkritik, tapi saya melihatnya sebagai pemain yang luar biasa. Saya adalah penggemar para pemain hebat, dan Kylian adalah salah satunya.”

Mengenai generasi yang ia bimbing, ia berkata: “Memenangkan Piala Dunia akan menjadi sentuhan akhir yang sempurna. Hal itu sulit, tapi… mengapa tidak?”

Ia juga berbicara mengenai filosofinya, dengan mengatakan: “Julius Caesar pernah berkata bahwa tidak ada prestasi besar tanpa penderitaan, dan saya percaya pada ungkapan itu. Jika Anda ingin mencapai sesuatu yang penting, Anda harus mengorbankan sesuatu di sepanjang jalan dan mengalami banyak penderitaan.”

Ketika ditanya apakah Prancis lebih baik daripada Argentina dan Inggris, ia menjawab: “Kita semua adalah tim-tim besar. Ada kesetaraan yang besar dalam level permainan, dan tidak ada tim yang lebih baik dari yang lain.”

Mengenai kemungkinan penampilan Mikel Merino, ia berkata: “Saya sangat beruntung, karena saya memiliki 26 pemain yang bisa menjadi starter besok. Apa yang bisa saya katakan tentang Mikel atau pemain lain mana pun? Saya sangat tenang, dan jarang salah dalam memilih, karena setiap pemain yang saya turunkan memiliki level yang tinggi.”

Mengenai pelajaran terpenting yang ia pelajari, ia menjelaskan: “Kami terus belajar. Dan saya selalu mengatakan kepada para pemain bahwa kami bisa menjadi lebih baik, karena apa yang kami raih hari ini mungkin tidak cukup untuk kompetisi berikutnya. Kami bisa menjadi lebih baik, karena para pemain kami memiliki potensi yang besar.”

Ketika ditanya apakah ia romantis dalam pandangannya terhadap sepak bola, ia menjawab: “Saya sangat romantis. Saya juga menyukai Julio Iglesias. Dan saya selalu mengatakan kepada para pemain: nikmatilah apa yang kita miliki hari ini, karena kita adalah orang-orang yang beruntung.”

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google