David de Gea kembali dalam sorotan setelah menampilkan performa yang buruk saat membela tim nasional Spanyol dalam laga kontra Ukraina, Rabu (14/10) dini hari WIB.
Duel lanjutan UEFA Nations League yang berlangsung di Stadion Olimpiade Kiev tersebut diwarnai dengan hasil mengejutkan, di mana Spanyol kalah 1-0 dari Ukraina.
Viktor Tsyhankov mencetak gol tunggal kemenangan Ukraina pada menit ke-76, namun bukan sang gelandang yang menjadi bahan perbincangan, melainkan proses golnya yang ditandai dengan blunder De Gea.
Sang kiper nomor satu Manchester United terlihat jelas salah posisi ketika Tsyhankov membobol gawangnya, melalui sebuah skema serangan balik cepat yang dibangun oleh Ukraina.
Performa De Gea memang mulai dipertanyakan belakangan ini, terutama sejak ia melakukan kesalahan fatal di Piala Dunia 2018 lalu, saat gawangnya tiga kali dibobol oleh Cristiano Ronaldo yang membuat Spanyol harus puas bermain imbang 3-3 dengan Portugal.
Kiper berusia 29 tahun itu seakan susah bangkit dan kembali melakukan beberapa kesalahan bersama United sepanjang musim 2019/20 lalu.
Musim ini, posisinya sebagai kiper utama di Old Trafford kian terancam menyusul kepulangan Dean Henderson usai menjalani masa pinjaman yang cemerlang bersama Sheffield United.
Meski dianggap sebagai biang kerok kekalahan Spanyol, pelatih Luis Enrique tak serta merta langsung memojokkan anak asuhnya itu di tengah derasnya kritikan yang masuk.
"Kami seharusnya bisa lebih baik, tapi menyalahkan De Gea sudah menjadi kebiasaan buruk," kata Enrique dalam jumpa pers.
"Jika David disalahkan di laga seperti ini, matikan perangkat Anda dan kita akan meninggalkan tempat ini."
De Gea selanjutnya akan beraksi di level klub, dengan United akan bertandang ke markas Newcastle United pada Minggu (18/10) dini hari mendatang.


