2020_01_22_De_Bruyne(C)Getty images

Berubah Pikiran, Kevin De Bruyne Siap Berkomitmen Pada Manchester City

Kevin De Bruyne membuka kesempatan bagi dirinya untuk memperpanjang kontrak di Manchester City, jika klub berhasil memenangkan banding atas sanksi larangan dua tahun tampil di Liga Champions.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akan mendengar banding City terkait hukuman UEFA untuk pelanggaran regulasi Financial Fair Play (FFP) mulai 8 Juni mendatang.

De Bruyne sempat mengakui pada awal bulan ini bahwa bakal mempertimbangkan masa depannya di Etihad Stadium apabila City harus tetap menjalani sanksi UEFA tersebut, mengatakan bahwa absen selama dua musim di Liga Champions akan sulit dijalani oleh pemain mana pun.

Namun City selalu konsisten menegaskan kepada para pemain mereka bahwa keputusan UEFA tersebut akan dianulir setelah serius melakukan banding.

Gelandang internasional Belgia itu memiliki tiga tahun tersisa dalam kontraknya saat ini, dan sekarang sejumlah sumber menyebutkan ia siap untuk menunjukkan komitmen dengan tinggal lebih lama karena keluarganya sudah betah berada di Manchester dan khususnya dengan klubnya selaku juara Liga Primer Inggris.

De Bruyne, yang bergabung dari Wolfsburg pada Agustus 2015 dengan rekor klub senilai £55 juta, meneken kontrak baru berdurasi lima tahun pada Januari 2018.

Dampak besar dirasakan City dengan keberadaan pemain 28 tahun, yang berpeluang besar melewati rekor assist milik Thierry Henry di Liga Primer sebanyak 20 ketika musim 2019/20 kembali digelar selepas dihentikan karena pandemi virus corona. Eks penggawa Chelsea itu juga memiliki peran penting di skuad utama.

De Bruyne merupakan kandidat kuat pengganti David Silva sebagai kapten tim, dengan pemain asal Spanyol itu akan meninggalkan klub setelah sepuluh tahun mengabdi.

Klub-klub papan atas Eropa memantau situasinya, namun De Bruyne menegaskan dirinya masih ingin berkomitmen pada City.

"Saya hanya menunggu," katanya kepada HLN. "Klub telah memberi tahu kami bahwa mereka akan mengajukan banding dan merasa yakin hampir 100 persen mereka benar. Itulah mengapa saya ingin menunggu dan melihat apa yang akan terjadi."

"Saya percaya pada tim. Seketika ada keputusan, saya akan meninjau segalanya. Dua tahun [tanpa sepakbola Eropa] akan terasa lama. Jika hanya satu tahu, saya mungkin akan mempertimbangkannya."

Iklan
0