Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengungkapkan dirinya sedang mencoba skema baru dengan mematangkan duet Darwin Nunez dan Mohamed Salah sebagai penyerang super cepat di barisan depan The Reds.
Nunez telah melesakkan tiga gol untuk Liverpool di Liga Primer Inggris sejak didatangkan dari Benfica pada musim panas lalu. Gol Nunez ke gawang West Ham United menjadi yang pertama diciptakan di Anfield.
Pemain asal Uruguay ini tidak diturunkan ketika Liverpool mengalahkan Manchester City. Satu-satunya gol Liverpool di laga tersebut dilesakkan Salah yang ditempatkan sebagai penyerang tengah.
Sebelumnya, Klopp kerap menerapkan skema 4-3-3 dengan sering menempatkan Salah sebagai penyerang sayap. Kini skema tersebut perlahan mulai diubah. Klopp mengungkapkan, ia kini sedang berusaha menciptakan skema baru dengan kehadiran Nunez.
Menurut Klopp, ia tidak menutup kemungkinan menjadikan Nunez dan Salah sebagai duet penyerang. Juru taktik asal Jerman itu menegaskan, perubahan posisi Salah tidak akan memengaruhi performa sang pemain.
“Sama sekali tidak [berpengaruh]. Itu hanya saat kami bertahan, dan Mo harus ikut bertahan dengan cara yang berbeda dibandingkan sebelumnya, atau di tengah,” beber Klopp dikutip laman Liverpool Echo.
“Ada kemungkinan kami memainkan Darwin dan Mo di tengah, dan itu akan menjadi kombinasi super cepat. Sekarang kami sedang berusaha menuju ke sana. Kami masih membangun sistem ini, dan mencari tahu rencana ini bisa berjalan bagus di laga tertentu.”
“Mo bisa menjalankan peran pemain nomor 10, dan dia secara konsisten berada di tengah (meski mengawalinya di posisi kanan), serta menyelesaikan situasi. Dia tidak beruntung di sana-sini, tapi tidak ada bedanya secara ofensif. Sedangkan secara defensif, itu sedikit berbeda [buat dia].”
Kemenangan atas West Ham merupakan tiga poin keempat untuk Liverpool pada musim ini di Liga Primer. Mereka jadi tim yang kesulitan pada awal musim, tapi kini seperti sudah menemukan celah untuk mengatasi masalah tersebut.


