LIPUTAN RIZKAART CENDRADIPUTRA DARI BOGOR
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, memiliki banyak catatan evaluasi, meski timnya berhasil membukukan kemenangan besar 7-3 atas Lao Toyota FC dalam laga kedua grup H Piala AFC 2019, di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Rabu (13/3).
Kalezic mengaku PSM sempat bermain gugup di awal pertandingan sebelum akhirnya membuat banyak gol. Hanya saja, Eero Markkanen dan kawan-kawan banyak membuang peluang, termasuk kegagalan Mark Klok dalam mengeksekusi penalti.
"Setelah 15-20 menit kami mulai bermain seperti yang saya mau. Masih tanda tanya buat saya, kenapa kami gugup diawal laga? Saya pikir ini pertama kali kami tampil di kompetisi AFC, tapi kami harus tetap bekerja untuk memulai laga sebagaimana mestinya dan tidak gugup," ujar Kalezic
"Setelah itu kami buat banyak peluang dan kami tampil lebih baik di lapangan, kami buat banyak gol tapi kami juga tidak mencetak banyak gol. Saya pikir hasil akhir seharusnya lebih banyak gol. Kami harus lebih efektif lagi di depan gawang lawan," tambahnya.
Kalezic juga menyayangkan proses terciptanya gol Lao Toyota ke gawang Rivky Mokodompit yang disebutnya gol yang tidak perlu terjadi. Bahkan gol pembuka yang dicetak Willem Jan Pluim pada menit ke-12 langsung dibayar tuntas dua menit berselang oleh Kazuo Homma.
"Situasi itu sudah kami bicarakan di pertemuan kami dan saya cuma bisa tekankan kepada pemain," ucap arsitek berkebangsaan Swiss itu.
Hasil ini membuat PSM berada di posisi kedua dengan torehan empat poin. Jumlah poin yang mereka hasilkan sama dengan yang dikoleksi Kaya FC, namun wakil Filipina itu berhak berada di puncak lantaran unggul selisih gol atas PSM.(gk-61)
Goal Indonesia

