Youssoufa Moukoko Borussia Dortmund 2020-21Getty

Dapat Tekanan, Youngster Borussia Dortmund Youssoufa Moukoko Ingin Tinggalkan Sepakbola

Youngster Borussia Dortmund Youssoufa Moukoko mengungkapkan bahwa dirinya pernah ingin berhenti dari bermain sepakbola karena tekanan yang didapat setelah masuk ke panggung tim senior.

Moukoko sudah masuk ke tim utama Dortmund ketika berusia 15 tahun pada Januari 2020, setelah mencetak 88 gol dari 141 penampilan untuk klub di level akademi.

Pada November 2020, Moukoko menjadi pemain termuda dalam sejarah Bundesliga Jerman ketika melakoni debutnya satu hari setelah ulang tahunnya yang ke-16. Sejak itu, ia memainkan peran dalam skuad, tapi kemunculannya menjadi terkenal tidak semuanya berjalan mulus.

Moukoko kini mengakui dirinya harus berjuang secara mental dengan beban ekspektasi yang muncul ketika bermain di level tertinggi.

Moukoko juga memuji pelatih tim muda Dortmund Sebastian Geppert karena membantu sang striker dalam melewati periode pengujian.

"Pada awalnya, kabar-kabar itu sangat membuat saya stres, terutama ketika usia saya dibahas," ujar Moukoko kepada publikasi Jerman, WAZ.

"Saya tidak ingin melakukan ini pada diri saya sendiri lagi. Saya ingin berhenti, tapi pelatih saya banyak membantu saya. Ia mendukung saya. Saya bisa melupakan segalanya di lapangan."

Sejak menjalani penampilan senior pertamanya untuk Dortmund lawan Hertha Berlin, Moukoko tampil 15 kali untuk klub di berbagai ajang kompetisi, termasuk satu di Liga Champions.

Moukoko juga mencetak tiga gol dan menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam sejarah Bundesliga ketika ia membuka rekeningnya di pertandingan lawan Union Berlin pada Desember.

Iklan
0