OLEH DONNY AFRONI
Gelandang serang Mitra Kukar Danny Guthrie optimistis nasibnya tidak akan seperti mantan striker Persib Bandung, Carlton Cole, dan bisa meraih kesuksesan pada musim ini di Indonesia.
Cole mendapatkan musim yang buruk selama tiga bulan bersama Persib, dan hanya tampil di tiga laga. Bahkan petinggi klub menganggap Persib hanya bermain dengan sepuluh pemain sekalipun nama Cole masuk starting line-up. Guthrie mengaku sudah mendengar kabar itu, dan ia tidak merasa khawatir.
“Saya memantau situasi Cole. Tapi setiap orang berbeda, dan itu sama sekali tidak membuat saya khawatir,” ujar Cole diwartakan laman Planet Football.
Guthrie menambahkan, ia tidak mendapat masukan dari siapa pun ketika mendapat tawaran dari Mitra Kukar. Menurutnya, ia ingin mendapat tantangan baru dalam karir sepakbola profesional.
“Saya tidak meminta nasihat dari siapa pun. Saya langsung menerimanya, dan mempelajari pekerjaan ini. Menurut saya, setiap pemain akan mendapat keuntungan dari itu [bermain di luar negeri], terutama sudut pandang pengalaman hidup, menguji diri sendiri, membawa Anda keluar dari zona nyaman. Tapi setiap orang punya ambisi dan kebutuhan berbeda,” tutur Guthrie.
Guthrie mengaku sudah bisa beradaptasi dengan iklim sepakbola di Indonesia. Begitu juga dengan cuaca. Pemain berusia 30 tahun ini sekarang fokus mempelajari bahasa Indonesia.
“Indonesia merupakan tempat yang indah, serta masyarakat dan makanannya luar biasa. Cuaca cukup hangat, dan itu memang sesuai dengan keinginan saya,” kata mantan penggawa Liverpool ini.
“Tentu saja standar sepakbola memang tidak sama dengan di Inggris, tapi antusiasme para pemain dan masyarakatnya dalam mencintai sepakbola sama. Kami dilatih pelatih Spanyol yang sangat bagus, dan membawa gaya sepakbola Eropa ke dalam tim. Menurut saya itu akan cocok di sini.”
“Saya hanya perlu beradaptasi dengan bahasa. Tapi Saya mulai memilah-milah, dan saya akan terus belajar lebih banyak. Hal lainnya tidak masalah, mudah bagi saya untuk menyesuaikan diri, seperti makanan, cuaca.”
