Presiden Tottenham Hotspur, Daniel Levy, disebut "mengancam bakal melaporkan" Liverpool setelah The Reds resmi menikung mereka dalam transfer Luis Diaz.
Liverpool resmi memboyong winger asal Kolombia itu dari Porto dengan biaya £50 juta dan memberinya kontrak empat setengah tahun dan nomor punggung 23.
Ia dicanangkan sebagai penerus Sadio Mane sebagai penyerang sisi kiri, dengan Diogo Jota sudah mulai menggeser status andalan Roberto Firmino.
Demi membeli Diaz, Liverpool harus mengentaskan Tottenham. Awalnya mereka ingin menunggu hingga musim panas, tetapi berubah pikiran setelah mengendus pergerakan Spurs yang bisa menyalip mereka.
Spurs awalnya optimistis bisa menyelesaikan transfer sang pemain, tetapi justru ditikung The Reds di saat-saat terakhir.
GettyThe Telegraph mengklaim Levy mengetahui pada akhir pekan lalu seberapa jauh negosiasi Liverpool dengan Diaz.
Sontak, Levy meradang dengan cara tim rekrutmen Liverpool menggagalkan usaha Spurs mendapatkan pemain 25 tahun itu.
Saking marahnya, ia diklaim mengancam tim rekrutmen The Reds ke pemilik The Reds sendiri: petinggi FSG John W. Henry dan Mike Gordon.
Padahal, sang pemilik disebut merasa puas dengan strategi yang digunakan Liverpool dalam mendatangkan Diaz ke Anfield.
Laporan tersebut juga merinci bahwa ketertarikan Liverpool terhadap Diaz tidak terjadi begitu saja. Mereka sudah meminta Porto untuk mengabari seputar perkembangan masa depan sang pemain dan sudah mengetahui permasalahan finansial klub Portugal itu.
Porto juga mengabari The Reds soal ketertarikan rival mereka terhadap Diaz dan divisi rekrutmen Liverpool memberitahu kubu sang pemain bahwa mereka bisa menyaingi tawaran Spurs.
Pada akhirnya, mereka menyamai tawaran tersebut seharga £37,5 juta plus £12,5 juta, tetapi faktor utama yang membawa Diaz ke Liverpool adalah preferensi sang pemain dan kesudian The Reds membayar uang muka €8 juta yang diminta Porto.




