OLEH MUHAMMAD RIDWAN
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi nasional memastikan tidak ada perubahan nominal dana kontribusi komersial untuk klub Liga 1 musim ini. Keputusan tersebut terjadi setelah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Kamis (8/3).
Direktur utama PT LIB Berlinton Siahaan, menjelaskan seluruh kontestan kasta teraras Tanah Air sudah setuju dengan hal ini. Artinya, 18 klub Liga 1 2018 bakal menerima uang kontribusi komersial sebesar Rp7,5 miliar.
Kendati demikian, pria berdarah Batak tersebut menegaskan dana distribusi untuk klub Liga 2 mengalami lonjakan drastis. Bila di musim lalu hanya Rp500 juta, pada musim ini setiap kesebelasan menerima Rp1,5 miliar.
"Klub Liga 1 menerima ini dengan baik. Nominal itu sudah cukup besar. Sedangkan Liga 2 naik karena mereka main bagus jadi perlu ditingkat dana subsidinya," ucap Berlinton.
Dana kontribusi komersial sempat menuai polemik pada musim lalu. Ini karena PT LIB tak kunjung melunasi uang tersebut padahal kompetisi sudah berakhir sejak November 2017.
Akhirnya, setelah menunggu hampir empat bulan PT LIB mampu melunasi kewajibannya tersebut pada 6 Maret 2018. Kondisi tersebut diharapkan tidak terulang lagi di musim ini.
