Piala Menpora 2021 sebagai turnamen pramusim jelang kompetisi sesungguhnya bakal digelar dalam hitungan hari, atau 21 Maret mendatang. Grup B disebut-sebut sebagai grup neraka, karena tim yang ada di dalamnya.
Dimainkan di Malang, Grup B dihuni oleh Borneo FC, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Bhayangkara Solo FC. Hendro Siswanto sebagai gelandang anyar Borneo, tak sepakat grup ini dianggap sebagai grup neraka.
Mantan gelandang Arema FC tersebut siap kembali ke Malang untuk berjuang bersama Borneo. Hendro yakin, persiapan timnya menyambut turnamen tersebut cukup baik, sehingga percaya diri menatap Piala Menpora.
"Ya grupnya kata orang grup neraka, tapi, dalam sepakbola tidak ada grup neraka. Siapa yang paling siap dan kerja keras, maka itu yang akan mendapat hasil yang terbaik," tegas Hendro dikutip dari laman resmi Borneo.
Persija punya nama besar, Bhayangkara bertabur bintang, begitu pun Borneo yang akan sangat siap. PSM mungkin dikecilkan karena situasi mereka, tapi tidak bagi Hendro. "Semua patut diwaspadai tanpa terkecuali," ujar dia.
Abi Yazid / GoalPSM memang diperkuat pemain seadanya setelah para pemain mereka memilih hengkang karena situasi finansial klub. Namun, Juku Eja dianggap bakal tetap mampu memberikan daya sengat dengan kekuatan lokal mereka.
Borneo sendiri telah menambah kekuatan mereka untuk musim ini, termasuk dengan perekrutan Hendro. Gelandang asal Tuban itu diikat dengan kontrak dua tahun, dan diakui sudah lama menjadi incaran dari Pesut Etam.
Setelah sembilan musim memperkuat Arema, Hendro berharap dirinya mampu membuat Borneo merasakan tuah Stadion Kanjuruhan, di Malang. Hendro berharap Malang tetap menjadi kota yang bersahabat dengannya.
"Ya salah satunya seperti itu karena mungkin terbiasa, tapi sekarang sudah terbiasa dengan lapangan di Stadion Segiri. Tapi harapannya, Malang tetap menjadi kota keberuntungan untuk saya," pungkas eks Persiba Balikpapan ini.
Borneo akan membuka perjalanan mereka di Piala Menpora dengan menghadapi Bhayangkara, 22 Maret nanti. Selanjutnya mereka akan tempur dengan Persija pada 27 Maret, lalu diakhiri dengan melawan PSM, 31 Maret.
Borneo FC