Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FBL-EURO-2024-MATCH38-SUI-ITAAFP

Diterjemahkan oleh

Dalam pemilu Maroko, Ceferin menegaskan sikapnya soal pencalonan melawan Infantino

Presiden Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) asal Slovenia, Aleksander Ceferin, telah memastikan sikapnya terkait pemilihan presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang, dengan menegaskan bahwa dirinya tidak berniat mencalonkan diri untuk jabatan tersebut, meski memiliki perselisihan tajam dengan presiden saat ini, Gianni Infantino, dalam perkembangan yang membuat persaingan tetap terbuka bagi kandidat lain yang identitasnya belum jelas hingga kini.

Ceferin, dalam sebuah wawancara dengan podcast Inggris "The Rest Is Politics", mengatakan bahwa ia tidak tertarik untuk mengambil alih kursi presiden FIFA, seraya menegaskan komitmennya untuk bekerja di dalam UEFA, yang telah ia pimpin sejak 2016.

Ia menjelaskan, "Saya tidak tertarik" pada kursi presiden FIFA, seraya menambahkan bahwa kredibilitasnya sebagai salah satu penentang paling menonjol terhadap Infantino akan lebih besar jika ia tidak secara pribadi berupaya meraih jabatan tersebut.

Sikap Ceferin berkaitan dengan krisis yang kian memuncak antara UEFA dan Infantino, terutama setelah kontroversi yang dipicu oleh rencana presiden FIFA terkait membuka federasi internasional bagi para investor, yang menyebabkan meningkatnya penentangan Eropa terhadap dirinya.

UEFA sebelumnya sempat mengancam akan memboikot seluruh kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, sebelum akhirnya proyek yang memicu kontroversi itu ditarik, namun sikap Asosiasi Sepak Bola Eropa terhadap keberlanjutan Infantino tidak berubah.

Ceferin mengatakan bahwa skenario pertama adalah Infantino menyadari dirinya tidak memiliki dukungan yang cukup untuk terpilih kembali, sementara ia mungkin memilih untuk maju dalam pemilihan, dan dalam kondisi ini presiden UEFA memperkirakan munculnya seorang kandidat pesaing, tetapi ia mengakui bahwa hingga kini ia tidak mengetahui identitas kandidat tersebut.

Sejumlah laporan media mengindikasikan kemungkinan masuknya warga Kanada, Victor Montagliani, presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF), ke dalam garis persaingan untuk menghadapi Infantino, di tengah kedekatan antara konfederasi-konfederasi yang menentang presiden FIFA, dengan UEFA, CONCACAF, dan Konfederasi Sepak Bola Asia di garis terdepan.

Sebaliknya, Infantino menanggapi kritik yang ditujukan kepadanya dengan menegaskan perlunya bekerja demi pengembangan sepak bola di seluruh asosiasi anggota yang berjumlah 211 asosiasi, serta mempersempit kesenjangan antara negara-negara besar dan negara-negara lain di dunia.

Ceferin pun tidak melewatkan kesempatan untuk menanggapi pidato Infantino, dengan menilai bahwa pembicaraan FIFA tentang "Eropa yang arogan" mengabaikan fakta bahwa presiden federasi internasional saat ini sendiri adalah orang Eropa, dan bahwa ia mencapai jabatannya berkat dukungan dari UEFA.

Pemilihan presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027 di kota Rabat, Maroko, di tengah kebutuhan bagi setiap kandidat untuk memperoleh mayoritas suara dari asosiasi anggota yang berjumlah 211 asosiasi, sementara Infantino hingga kini tetap menjadi satu-satunya kandidat yang secara resmi mengumumkan pencalonannya. Di pemilihan Maroko: Ceferin Pastikan Sikapnya soal Pencalonan Melawan Infantino

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google