Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Tottenham Hotspur v Everton - Premier League 2026/27Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Daily Mail: Marmoush Solusi Ideal untuk Krisis Tottenham, Tapi dengan Satu Syarat

Tottenham menjalani awal ofensif yang sulit, di mana mereka gagal mencetak satu gol pun dalam empat pertandingan pertama mereka di Liga Primer Inggris musim ini, meski telah menghabiskan sekitar 320 juta pound sterling di bursa transfer musim panas.

Menurut surat kabar "Daily Mail" Inggris, penyerang Mesir, Omar Marmoush, tampak menjadi salah satu pilihan yang paling cocok untuk mengakhiri awal yang mandul ini, mengingat metode yang ingin diterapkan pelatih Roberto De Zerbi bersama Tottenham, yang bertumpu pada fluiditas posisi, kemampuan penyerang untuk bergerak ke area yang lebih dalam dan menarik bek bersamanya, kemudian menyerang ruang bekerja sama dengan winger atau gelandang serang.

Baca juga

Barcelona atau Real Madrid: Surat kabar Spanyol mengungkap impian Al-Zabiri

Bintang muda Jerman yang tengah menanjak memulai langkah pertamanya bersama Barcelona

De Zerbi menggunakan Marmoush di posisi sayap kiri melawan Everton, setelah sebelumnya menurunkannya sebagai penyerang melawan Nottingham Forest, tetapi pergerakan pemain tersebut membuatnya lebih cocok untuk peran penyerang dalam sistem pelatih asal Italia itu, menurut surat kabar Inggris tersebut.

Marmoush mampu bergerak menjauh dari lini depan, ikut serta dalam membangun serangan, kemudian kembali ke kotak penalti dan memanfaatkan ruang, peran-peran yang sesuai dengan mobilitas dan kemampuannya bermain di lebih dari satu posisi.

Marmoush juga memiliki catatan yang bagus dalam menyelesaikan serangan, setelah membuktikan selama masanya di Jerman bahwa ia mampu mencetak gol dan menciptakan ancaman dari berbagai posisi. Pengalamannya bersama Manchester City bukanlah bukti menurunnya kemampuannya mencetak gol, sebab peluangnya untuk mencatatkan angka besar terpengaruh oleh keberadaan Erling Haaland, yang memonopoli posisi penyerang dalam banyak pertandingan.

Kesulitan Solanke

Laporan tersebut menilai bahwa mantan pemain City itu tampak lebih nyaman ketimbang Dominic Solanke ketika diminta turun ke area yang lebih dalam sesuai visi De Zerbi. Solanke sendiri mengalami penurunan yang jelas, sebab ia belum mencetak gol di Liga Primer sejak Maret lalu, dan tampil kurang meyakinkan melawan Everton dengan hanya melakukan 19 sentuhan, tanpa satu pun tembakan mengarah ke gawang.

Skuad Tottenham saat ini memberi De Zerbi kesempatan untuk mencoba Marmoush di posisi yang lebih maju, terutama dengan adanya sejumlah besar winger dan pemain yang mampu mengisi kedua sisi, di antaranya Savio yang tampil melawan Everton di sisi kanan. Dengan demikian, memindahkan Marmoush ke posisi penyerang tidak serta-merta memaksa perubahan mendasar pada bentuk tim.

Krisis Tottenham tidak terbatas pada absennya sentuhan akhir, sebab tim ini menciptakan sangat sedikit peluang. Savio dan Matheus Fernandes juga belum memberikan ketajaman yang dibutuhkan di sepertiga akhir serangan, sementara Mathys Tel menghadapi masalah yang berbeda, setelah De Zerbi mengisyaratkan kecenderungannya untuk berpikir sebagai pengatur serangan lebih dari sekadar penyerang.

Sementara De Zerbi menilai bahwa timnya membutuhkan waktu untuk beradaptasi, kegagalan yang terus-menerus dalam mencetak gol menempatkan lebih banyak tekanan padanya. Pertandingan melawan Aston Villa mendatang di Liga Primer bisa menjadi kesempatan bagi Marmoush untuk mendapatkan peran yang lebih maju.

Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora".


Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google