Madura United sama seperti kebanyakan klub lain di Liga 1 saat ini, yakni kekurangan pemain karena badai Covid-19 yang menerpa tim mereka. Pertandingan dari Madura United sampai sempat ada yang ditunda, yakni ketika menghadapi Persipura Jayapura.
Pada akhir pekan lalu, Madura United pun harus tampil dengan skuad seadanya menghadapi Persela Lamongan. Mereka tanpa didampingi pelatih kepala Fabio Lefundes yang ikut-ikut positif virus corona, selain itu mereka memaksakan kiper cedera untuk main.
Penjaga gawang yang dimaksud adalah Ridho Djazulie, yang masih dalam tahap pemuliha. Oswaldo Lessa menuturkan bahwa ia harus berpikir matang-matang untuk menjadikan Ridho starter, dengan kondisi pemain yang masuk daftar untuk pertandingan hanya 14 pemain.
“Ridho kemarin cedera, tetapi dia sudah kembali latihan minggu ini. Sudah tiga kali dia latihan sama saya karena pelatih kiper juga masih Covid-19. Saya tanya dia bagaimana kondisinya. Dia jawab siap main,” tutur pelatih fisik berkebangsaan Brasil tersebut.
“Senang bisa lihat dia kembali bermain. Pemain dengan kualitas tinggi sekali. Kalau ada satu pemain yang lebih senang dari semuanya, itu pasti Ridho. Dia bermain bagus dan tidak ada sakit [cedera yang kambuh],” sambung mantan pelatih Sriwijaya FC itu.
Problem Madura United memang rumit, karena usaha mereka untuk memperbaiki keadaan juga malah berujung masalah baru. Laskar Sapeh Kerrab sudah coba panggil pemain muda untuk tambahan, tapi pemain yang dipanggil malah ikut terinfeksi Covid-19.
“Sebenarnya pemain dari akademi sudah datang. Tapi tiga, empat, atau lima pemain Covid-19. Sekarang bagaimana? Dari mana kami dapat pemain lagi? Mungkin ada pemain di sini. Kalau ada pemain di Bali, kami akan tes dulu,” ujar Lessa.
“Madura United sudah punya 31 pemain. Itu cukup untuk Liga 1. Situasi ini tidak mudah. Sekarang sudah tidak ada. Dari mana lagi kami dapat [pemain]? Kami sudah maksimal,” sambung Lessa.
Klub juga harus merelakan Ronaldo Kwateh untuk gabung timnas Indonesia U-23 yang sedang pemusatan latihan (TC) di Bali, untuk Piala AFF U-23 bulan ini. Krisis pemain Madura United diharapkan berakhir saat mereka kontra Persija Jakarta, 9 Februari nanti. Yakni hasil tes Covid-19 pemain banyak yang negatif.
Ronaldo sendiri sudah melakukan tes PCR sebelum ia gabung dengan skuad timnas U-23. “Hanya tinggal menunggu hasil tes. Kalau sudah memang negatif (Covid-19), langsung gabung. Tapi, kalau beda hasilnya, tentu tidak akan bisa merapat,” ucap pemain keturunan Liberia ini.


