Gonzalo Higuain meluapkan perasaannya dan meminta maaf atas kartu merah yang diterimanya saat AC Milan kalah 2-0 dari mantan klubnya, Juventus dalam lanjutan Serie A Italia.
Senin (12/11) dini hari WIB di San Siro menjadi momen kelabu bagi Higuain, yang juga melihat penaltinya digagalkan Wojciech Szczesny sebelum meledakkan emosi ketika mendapat kartu merah dari wasit.
Protes berlebihan dilakukan striker internasional Argentina tersebut setelah diberi kartu kuning oleh wasit yang menilainya melakukan pelanggaran terhadap Medhi Benatia.
"Saya harus meminta maaf kepada rekan-rekan, pelatih, fans dan wasit yang mendengar ucapan saya kepadanya. Di saat bersamaan, wasit harusnya memahami emosi yang ada," sesal Higuain kepada Sky Sport Italia.
"Saya bereaksi seperti itu, seharusnya saya tidak seperti itu, jadi saya meminya maaf kepada rekan-rekan, pelatih dan juga fans."
"Awalnya sebuah kartu kuning, keputusan telah dibuat, saya minta maaf atas reaksi dan saya bertanggung jawab untuk itu."
"Ketika bermain lawan bekas klub, tentu ada perasaan berbeda. Saya mengambil tanggung jawab, saya tahu itu tak harus terjadi, tapi saat itu kami kalah dan kami bukanlah robot. Kami adalah manusia biasa, punya emosi."
"Saya salah, saya minta maaf dan semoga itu tak terjadi lagi. Saya sosok yang sangat emosional, jadi dalam beberapa waktu saya sulit mengendalikan sentimen. Anda bisa mengatakannya dengan hanya melihat sedang dalam suasana apa diri saya ini."
"Saya tahu itu bukanlah contoh yang baik untuk anak-anak, tapi kami bukanlah robot. Saya tahu reaksi saya itu salah, tapi wasit juga harus menyadari situasi kami waktu itu dan harusnya ada sedikit pengertian."
"Dalam kasus ini, khususnya, seperti yang dikatakan pelatih [Gennaro Gattuso], saya terlalu terbawa perasaan dan terluka. Saya tahu seharusnya mengendalikan diri dan belajar untuk lebih kalem," tukasnya.





