Insiden penyerangan terhadap seorang suporter Barcelona di Elche tidak berlalu begitu saja di dalam ruang ganti tim Katalan itu. Setelah pernyataan bernada keras yang dirilis klub, bek muda Pau Cubarsi angkat bicara untuk mengecam secara terus terang apa yang ia sebut sebagai penggunaan kekuatan yang berlebihan, dalam pernyataan yang akan semakin memperkeruh kontroversi yang berkobar di luar lapangan hijau.
Sang juara Liga Spanyol memulai perjalanan mereka dengan kunjungan sulit ke Stadion Martinez Valero untuk menghadapi Elche, tetapi laga itu justru dicuri oleh peristiwa di luar lapangan, menyusul beredarnya video-video mengejutkan di media sosial yang memperlihatkan seorang suporter membawa bendera kemerdekaan Katalan "Estelada" saat dipukuli oleh sekelompok petugas polisi.
Pernyataan bernada keras dan penghormatan yang dibatalkan
Barcelona bergegas merilis pernyataan resmi yang mengecam apa yang terjadi, menggambarkan penggunaan kekuatan itu sebagai "tidak proporsional", dan memutuskan dalam sebuah langkah simbolis yang kuat untuk mengganti penghormatan yang telah direncanakan bagi para juara Piala Dunia Spanyol dengan mengibarkan bendera kemerdekaan Katalan, sebagai bentuk protes atas insiden tersebut.
Meskipun delegasi sub-pemerintahan menegaskan bahwa keributan itu pecah akibat serangan sang pemuda terhadap seorang petugas polisi, kemarahan tetap membara di dalam lingkungan klub.
Cubarsi: Yang paling terus terang
Di tengah kegaduhan ini, Pau Cubarsi menjadi yang paling terus terang dan lugas. Dalam wawancaranya dengan saluran TV3 di sela-sela konferensi pers yang menyusul pertandingan Barcelona melawan Athletic Bilbao pada hari Kamis, bek muda itu mengulang kritik yang sama seperti yang dipimpin oleh dewan direksi.
Cubarsi mengatakan: "Itu adalah keputusan dari klub, saya rasa itu tepat mengingat apa yang terjadi di Elche, ini adalah hal yang tidak boleh terulang, kekuatan berlebihan tidak boleh digunakan dengan cara seperti ini."
Cubarsi bukanlah orang pertama yang menunjukkan solidaritas dengan sang suporter, sebab sebelumnya rekannya Gavi telah mengungkapkan dukungannya dengan caranya sendiri, melalui interaksinya dengan sebuah unggahan asosiasi suporter Sant Antoni dengan menggunakan hanya emoji, tanpa kata-kata, sebagai isyarat yang jelas tentang solidaritas dengan para pendukung klub yang hadir di Elche.
Pernyataan Cubarsi datang untuk menegaskan bahwa apa yang terjadi di luar lapangan meninggalkan dampak yang mendalam di dalam tim, dan bahwa Barcelona memutuskan untuk tidak diam atas apa yang mereka anggap sebagai pelanggaran yang tidak dapat dibenarkan.

