OLEH DEWI AGRENIAWATI
Florentino Perez, presiden Real Madrid, menghindari pembicaraan soal situasi transfer Cristiano Ronaldo dalam sebuah acara pada Senin kemarin.
Ronaldo, juara bertahan Ballon d’Or dan Pemain Terbaik FIFA, merasa diperlakukan tidak adil oleh otoritas pajak Spanyol, yang membuatnya ingin meninggalkan negara tersebut. Padahal, pemain 32 tahun ini baru menandatangani kontrak baru pada November yang mengikatnya hingga 2021 dan situasi ini menjadi masalah pelik bagi Perez, yang memulai periode baru sebagai presiden Madrid.
Namun, dalam pidato publik kemarin setelah ia kembali terpilih untuk memimpin Los Merengues hingga empat tahun ke depan, Perez tidak menyebut nama Ronaldo ketika membahas tim besutan Zinedine Zidane.
SIMAK JUGA: Ronaldo Sudah Pamit Pada Sergio Ramos
“Kami telah membangun tim legendaris dengan para pemain terbaik di dunia dan pemain terbaik di Spanyol, tapi juga beberapa dari akademi,” demikian Perez.
“Itu model yang akan dilanjutkan Real Madrid. Ketika klub ini bersatu, maka tidak dapat dihancurkan.”
Pernyataan Perez bisa dibilang makin meningkatkan spekulasi kepergian Ronaldo, dengan pemain muda Marco Asensio sudah menanti untuk mengisi tempat utama. Ronaldo sendiri memainkan peran penting untuk Si Putih musim lalu, saat mengawinkan gelar La Liga dan Liga Champions.
“Musim ini adalah yang terbaik dalam sejarah kami.
“Kami akan terus bekerja pada proyek ini tanpa terjebak dalam rasa jemawa, serta lebih menekankan pada pemain muda.”


