OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN
Lama tak terdengar kiprahnya di pentas sepakbola nasional, Cristian Carrasco ternyata sudah mulai merintis karier sebagai pelatih. Eks penggawa Persita Tangerang itu pun sudah mengambil lisensi kepelatihan C AFC di Malaysia, beberapa waktu lalu.
Namun, dirinya tak langsung berkiprah sebagai pelatih di klub profesional. Melainkan, dia merintisnya dari bawah yakni dengan menjadi pelatih di sekolah sepakbola (SSB) Gapas, yang berada di wilayah Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Di SSB itu, eks pemain PSM Makassar dan PSMS Medan ini melatih anak-anak yang berusia 14-19 tahun.
Carrasco pun memberikan penjelasannya, mengapa akhirnya dia ingin melatih di SSB. "Saya dikontak oleh bos saya dulu ketika di Persita. Dia menawarkan saya untuk melatih anak-anak di sini, dan saya senang sekali mereka ternyata sangat bersemangat untuk belajar sepakbola. Mudah-mudahan saya bisa bantu mereka untuk menjadi pemain profesional di Indonesia," ujar Carrasco, kepada Goal Indonesia.
Meski begitu, pria asal Cile ini menegaskan dirinya masih belum ingin pensiun sebagai pemain. Menurutnya, dia masih sanggup untuk bersaing di level profesional, paling tidak hingga dua tahun ke depan.
"Saya tetap jaga kondisi dan juga pada tahun ini bermain di Liga Timor Leste bersama klub Assalam FC. Kondisi saya sangat bagus untuk bermain," ucap pemain yang dijuluki Spiderman itu.
"Saya pun berharap Liga 2 bisa ada pemain asing lagi, atau di Liga 1 juga saya siap bermain. Kalaupun nanti di Liga 2 diperbolehkan pemain asing dan bergabung ke Persita lagi, saya ingin membawa Persita ke Liga 1," pungkas eks pemain PSM Makassar dan PSMS Medan itu.
