Meskipun biasanya tenang, Thibaut Courtois tidak melewatkan kesempatan untuk melontarkan kritik tajam kepada tim nasional Amerika Serikat, setelah Belgia menang 4-1 di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kiper Real Madrid berusia 34 tahun ini terus memperkuat posisinya sebagai salah satu kiper terbaik di dunia, setelah meraih lebih dari 20 gelar besar bersama klub dan tim nasional, termasuk empat gelar La Liga, dua gelar Liga Premier Inggris, dua gelar Liga Champions, satu gelar Liga Europa, serta penghargaan Sarung Tangan Emas di Piala Dunia.
Kortwa kini hanya selangkah lagi dari persaingan memperebutkan gelar Piala Dunia, setelah membawa timnas Belgia melaju ke perempat final berkat kemenangan telak atas Amerika Serikat.
Namun, kiper Belgia itu tidak hanya berbicara tentang lolos ke babak selanjutnya, melainkan juga melontarkan kritik tajam terhadap tim Amerika Serikat dan pelatihnya, Mauricio Pochettino, dengan menganggap bahwa hiruk-pikuk media seputar tim tersebut berlebihan.
Seperti yang terjadi pada sebagian besar pernyataan pasca-pertandingan, keputusan untuk mencabut kartu merah yang diterima Folarin Balogun memicu banyak kontroversi, dan menjadi salah satu topik utama pembicaraan setelah pertandingan.
Courtois mengatakan dalam pernyataannya setelah pertandingan: “Saya mengerti bahwa mereka ingin mempromosikan sepak bola di Amerika, tetapi saya merasa lebih percaya diri dengan kemampuan kami untuk menang hari ini dibandingkan saat melawan Senegal. Saya pikir Senegal adalah tim yang lebih baik daripada Amerika Serikat.”
Timnas Belgia harus melalui comeback dramatis untuk mengalahkan Senegal dengan skor 3-2 di babak 32 besar.
